Sebuah renungan
Tulisan ini saya angkat, berkat karya tulis dari adimas Kombes.Pol Suyono, promovendus Doktor Filsafat UGM, yang mengambil judul “CINTA DAN KEBAHAGIAAN HAKIKI”. Untuk itu dalam tulisan ini, saya mencoba membahasnya pula lewat sisi yang lain. Kenapa secara kodrati, aroma kemaluan perempuan amatlah menyengat baunya? Dan, bahkan bisa membuat para laki laki mual adanya. Kendatipun, perempuan itu terlihat amat cantik bagimu. Hal itu, semata mata agar kau mau berpikir, bahwa sesungguhnya Tuhanlah yang membuat demikian. Disamping untuk perlindungan kaum perempuan, dari kuman- kuman penyakit yang akan masuk kedalamnya. Juga, merupakan benteng bagi kaum laki laki yang hendak iseng, dan tidak bersungguh sungguh padanya.Juga, agar laki laki tahu. Bahwa, apabila mereka para kaum perempuan itu didekati pakai nafsu, maka bau yang ada didalamnya, akan semakin menyengat. Terlebih lagi, bila perempuan itu ikut bernafsu, untuk melakukan hubungan badan denganmu. Karena, lendir lendir yang semula tersimpan kokoh pada dinding rahimnya, lantas mencair, dan membasahi seluruh rongga kemaluannya.
Dan, bila sudah terjadi demikian, kaum laki laki, tak akan mungkin bisa berlama lama menikmati tubuh perempuan itu. Sehingga, akhirnya bernafsu untuk menyegerakan sampai kepuncak kenikmatan nafsunya. Tanpa harus memikirkan, apakah perempuan yang ditiduri, juga mencapai puncak kenikmatan, sebagaimana dirinya
Kenapa pula Tuhan membuat demikian ? Hal ini, adalah semata mata demi kemaslahatan diri para lelaki sendiri. Disamping karena laki-laki sebagai pemimpin didalam rumah tangga, serta penuntun bagi kaum perempuan. Juga, agar tidak lupa, menunaikan kewajiban, untuk segera bertebaran kemuka bumi, mencari nafkah. Guna menghidupi anak istri yang menjadi tanggungannya. Dan, apabila kemaluan perempuan di buat harum, sesuai dengan selera para lelaki, maka tentulah semua lelaki, tak akan hendak berpaling untuk mencari nafkah. Selain, ingin berlama lama mencumbui istrinya, bahkan tak akan mau lepas lepas, seolah olah ingin mengembalikan diri, seperti sebelum terlahir kedunia ini. Yang memang secara kodrati, kalian adalah satu, kemudian terpisah, lantaran kodrat, dan iradat, kalianpun juga terpisah, sebegitu diturunkan kemuka bumi ini.
Lantas, apakah memang ingin bumi ini terguling? Sebab tiada kesempurnaan yang ada diatas bumi, dimana kalian berpijak, selain Tuhanlah Dzat Yang Maha Sempurna. Bila memang ingin kembali bersatu secara sempurna, seperti asalnya, maka tentulah tak akan ada lagi kodrat, iradatmu,di bumi ini, Selain, AKU adalah engkau. Dan engkau, adalah AKU, dan hanya AKU yang bisa menjadi dirimu. Sementara engkau, belum pernah bisa menjadi dirimu sendiri.
Mestinya kalian berpikir, wahai kaum laki laki. Selagi para perempuan perempuan itu berbau kemaluannya, kalian tidak bosan bosannya menggauli. Bahkan, banyak diantara kalian yang melampaui batas. Dengan menyiksanya, memperkosanya. Serta, banyak pula diantara kalian yang lain, yang tak segan segan berganti ganti perempuan, untuk ditiduri. Baik secara sukarela, ataupun lewat perkosaan, dan pelecehan kehendak. Bahkan, ada pula yang sampai terbunuh, disaat menolak keinginan untuk ditiduri. Yang kesemuanya, adalah semata mata lantaran kalian biarkan nafsu menjadi raja di dunia ini. Sementara, dirimu yang sebenarnya adalah suci, seolah olah telah mati, menuruti kobaran nafsu. Padahal, perempuan itu secara hakiki, adalah sebagian pula, dari tubuh dan jiwamu sendiri.
Hal ini, bukanlah semata mata karena Tuhan tidak mengerti, apa yang menjadi kemauanmu.Dan bukan pula membiarkan dirimu senantiasa terpisah. Sesungguhnya, bila mau sedikit berpikir, janganlah sekali kali kau tiduri wanita yang kau cintai, hanya dengan nafsu belaka. Terlebih lagi, bila tiada cinta salah satunya diantara kalian. Sebab, bila hal itu terjadi, sungguh akan membuat diri kalian tersiksa.
Untuk itu, cintailah perempuan itu dengan sebenar benarnya kasih, sebagaimana asalnya, dia adalah tubuhmu, dan jiwamu sendiri. Sebab, hanya tali kasih itulah, yang akan bisa merubah segala galanya. Yang semula berbau anyir, dan menyengat, akan berganti harum, searoma mawar, atau searoma apapun, yang menjadi kesukaanmu. Karena, para perempuan itu, hanya dengan kasih belaka, yang mampu membenahi dirinya. Akan mengganti aroma yang semula menyengat untuk semua orang, menjadi aroma kesukaanmu belaka. Disamping itu, semua lendir lendir yang melingkupi kemaluannya, akan menjadi lendir lendir perekat. Tidak hanya sebagai perekat kenikmatan kalian berdua. Tetapi, juga perekat, untuk kembali mempersatukan kalian, seperti halnya sebelum kalian tinggal di bumi ini. Dan, seluruh rasa yang kalian nikmati, dari hasil cinta kasih berdua, sesungguhnya pula, akan menggambarkan kehidupan surge, yang pernah kalian lalui, atau yang akan datang.
Dan memang, sesekali sinar kasih itu tercemari, oleh keberadaan kalian di dunia ini. Karena, memang tiada satupun yang abadi, sebagaimana kehidupanmu sebelumnya. Bila sifat- sifat kasih mulai tercemari, adalah merupakan pertanda bagi kalian, untuk kembali bercumbu kasih, dengan merasakan lendir lendir perekat, yang telah teraroma dari kasih Tuhanmu. Sehingga, kalian akan senantiasa bersatu padu mengarungi dunia semesta.Bukan lantaran mengumpulkan harta, tetapi adalah menerangi mereka- mereka yang lain, yang masih bergaung dengan nafsu. Sehingga, dengan sinar kasih yang kau dapatkan berdua, sedikit banyak, akan bisa pula merekatkan, rumah- tangga, rumah tangga mereka yang retak. Yang kesemuanya, karena ketidak tahuan mereka, tentang adanya sinar kasih, yang tersembunyi dibalik lendir lendir cinta, yang berada di kisi kisi kemaluan wanita.
Untuk itu, wahai orang2 yang telah bertemu kasih, janganlah sekali kali, kau berkehendak untuk meninggalkan perempuan yang sebelumnya telah sama sama mendapatkan pancaran kasih dari Tuhanmu. Walaupun, menurut sangkaanmu telah tiada lagi sinar kasih diantara kalian berdua, atau salah satu diantaranya. Sebab, kasih itu abadi hukumnya. Baik secara habitat, maupun kodrat. Dan, itu bukanlah merupakan pertanda keretakan hubungan kalian. Sebab, sebegitu kasih itu bersatu, dia adalah seperti unsur2 logam dari tanah, yang telah kau rangkum menjadi sebuah benda. Bisakah dia akan kembali hilang, kendati benda itu kau tenggelamkan kedalam lautan ? Dan, apabila bisa, tetapi akan membentuk benda2 lain. Yang justru, akan semakin menyatukan sinar kasih itu, kedalam benda2 tersebut.
Jadi, tiada gunanya pergi. Justru, yang lebih baik bagimu, semakin pertajamlah sinar kasih itu pada pasanganmu, dengan melalui hubungan suami istri. yang mungkin selama ini masih renggang perekatnya. Sebab, dengan semakin sering kalian melakukan hubungan dengan pasanganmu, maka akan semakin banyak pula, lendir perekat pada jiwamu. Dan, amatlah sia sia bila justru kau pergi meninggalkannya. Serta, akan mengganti dengan lendir2 perekat lain, bila tiada ikatan kasih. Bahkan, malahan akan semakin tidak mendapatkan apa apa. Sebab, seseorang yang terbelenggu oleh kasih murni, mereka tak akan bisa, mencari lendir2 lain sebagai perekatnya. Selain yang telah diterima dari pasangannya sendiri, yang juga sama sama telah terikat, oleh lendir2 kasih mereka berdua. Dan apabila memaksa, maka sungguh kalian tak akan bisa apa apa, dan tak pula bisa mendapatkan, seperti yang kau dapatkan. Malahan, justru akan semakin mematikan alat kemaluanmu, pada masa masa yang mendatang. Terkecuali, bila itu kau pergunakan pada pasanganmu sendiri.
Lalu, bagaimanakah bila sebelum bertemu kasih telah berhubungan dengan perempuan lain? Ketahuilah, bahwa bila mau jujur. Bahwa, sesungguhnya kau tak akan pernah mendapatkan selain memberi. Bisakah akan memberikan terus menerus bila tidak sesekali menerimanya? Dan apabila itu sedang kau jalani, maka anggaplah, bahwa hal itu adalah merupakan kewajiban saja, sebagai orang yang beriman. Serta, itu hanyalah sebatas kewajiban, pada perempuan, yang telah, dan sedang kau kawini. serta janganlah sekali kali, kau mengharapkan balasan apapun darinya. Selain kebahagiaan, yang telah kau dapatkan, dari perempuan yang telah member sinar kasihitu. Lalu, apa salahnya bila sedikit memberikan cahayanya, pada perempuan yang menjadi kewajibanmu? Terlebih lagi, apabila dia telah melahirkan anak2mu ke muka bumi ini. Sampai akhirnya, kau bertemu dengan perempuan, yang telah menjadi jodohmu. Dan, bukan kau temukan sendiri, tetapi Tuhanmulah, yang mempertemukan kalian berdua, untuk sama2 memancarkan kasih diantara kalian, dan sesamanya.
Bagaimana langkahmu, bila orang yang kau kasihi lantas menuduhmu telah berbuat hal yang serupa pada wanita lain? Sebelum kau menjawabnya, tanyakanlah terlebih dahulu padanya. Apakah dia mencintaimu dengan sepenuh kasih, ataukah hanya sebatas cinta nafsu belaka ?
Dan, apabila dia menjawab, bahwa dia benar2 mencintai, dengan sepenuh kasih. Maka katakanlah, bila tuduhan yang disangkakan padamu itu, tidak benar adanya. Sebab, bagaimana mungkin seseorang yang telah bertemu kasih, akan mengganti dengan cinta yang lainnya? Bukankah pula, telah merupakan kodrat bagi masing2 orang. Disaat mendapatkan kebahagiaan, lantas ingin mengabadikannya sampai maut menjelang ? Disamping sungguh tidaklah masuk akal, bila kasih akan berubah jadi cinta nafsu. Sebab, setanpun tak akan bisa merasuk kedalamnya. Bahkan, apabila engkau ingin membuang kasih itu dari dalam dirimu, adalah sama halnya dengan mengusir Tuhan pemilik kasih itu sendiri. Dan, bila seandainya itu terjadi, maka sesungguhnya kalian akan mati. Karena keberadaan kalian, telah terikat kuat, oleh lendir2 kasih, yang melingkupi seluruh jiwa, dan nafsumu.
Adapun bila terjadi suatu kekhilafan, dan kesalah-pahaman diantara kalian, sehingga terlontar tuduhan pada salah satu diantara kalian, adalah se-mata2 lantaran kodrat kalian pula, yang terlanjur hidup dialam yang penuh ketidak pastian ini. Disamping juga, agar perekat kasih yang ada, tidak terlalu pekat.Sehingga, masing2 diantara kalian, bisa bergerak, untuk menunaikan kewajiban, serta tugasnya, dibidangnya masing masing.
Jadi, tak perlulah diantara kalian saling bersumpah, untuk membuktikan ketulusan kasih kalian. Danm, apa artinya sumpah kalau akhirnya menjadi sampah. Perlu diketahui, bahwa kasih tak perlu kata2. Apalagi hanya sekedar pengakuan. Cukuplah lewat getar2 hati, dan jiwa, sebagai tali sumpahnya. Bukankah dulu sering kali getar2 jiwa itu membuat kalian tak bertenaga? Terutama, bila diantara kalian, dalam suatu masa tiada kesempatan untuk memadu kasih merekat janji.
Lantas, apa guna sumpah itu bagimu. Dan, bila kau dipaksa agar mau bersumpah, padahal dalam dirimu ada kasih, bukankah dengan demikian menyuruh Tuhan bersumpah? Karena, didalam kasih itu, sesungguhnya adalah Existensi Tuhan. Dan, Tuhan pulalah yang seharusnya meminta sumpahmu. Maka, sungguh amat celakalah bagi yang tak pernah mau menyukuri, terhadap segala kasih yang Tuhan berikan. Dan apakah kalian ingin terlempar kejurang kenestapaan, sebagaimana Tuhan telah melempar setan ?
Untuk itu, wahai kaum laki2 yang penuh kasih. Apabila ada diantara istri2mu, meminta agar kau mau bersumpah setia, maka bersabarlah. Karena, sesungguhnya dia tercipta tidak dalam keadaan sempurna. Dia tercipta dari sebagian tulang rusukmu, yang tentunya tidak lebih sempurna darimu. Walau secara kodrat berderajad sama, tetapi tidaklah sama secara hakiki. Dan, itulah kenapa engkau kuangkat sebagai pemimpin didepan, serta membimbing istrimu kejalan kebenaran. Sebagaimana kau menuntun orang buta, maka haruslah penuh kelembutan, dan kesabaran. Bukan malah sebaliknya, dia yang kau minta untuk menuntun, dan membimbingmu. Adakah orang buta menuntun orang yang melihat? Bila terjadi demikian, maka cepat atau lambat, kalian berdua akan terjungkal pada jurang2 kehidupan.
Wahai para istri2 yang sedang gundah dalam mencari iman !. Cukuplah suamimu saja, yang kau minta untuk memberi sinar penerang, didalam mengarungi kehidupan dan cita2mu. Dan bukankah pertalian kasih itu, bukan merupakan keterpaksaan bagimu ?
Dan bila kalian ingin melihat, sampai keujung mana cita2mu terbawa, maka sebelumnya, renungilah pada masa lalumu. Disaat kalian masih remaja. Apa yang kau cita2kan, dan laki2 seperti apa yang kalian idam2kan.Sampai akhirnya, telah muncul laki2 yang sekarang menjadi pendampingmu. Dan, bukankah itu merupakan pula laki2 pilihanmu sendiri? Tetapi, bila kau mau menyadari dengan kebeningan hatimu, tiada satupun kejadian didunia ini, tanpa sepengetahuan Tuhanmu. Dan, tak satupun cita2 yang terlewati, sebagaimana yang kau kehendaki. Selain, bila kau orang yang bukan ahli bersyukur.
Dan, seandainya menyesali, bahwa yang kau kawini bukanlah yang menjadi cita-citamu, bukanlah se-mata2 merupakan penyesalan dari pribadimu sendiri. Akan tetapi, lantaran sebuah kemungkinan adanya titipan cita cita, dan keinginan orang lain, yang akhirnya ikut pula terpatri menjadi cita2mu sendiri.
Bila sudah demikian, akan kah kau mengorbankan dirimu sendiri? Serta, cita2mu yang lain, dengan mengganti keinginan orang lain, agar terwujud didalam kehidupan jiwamu. Lantas, dimanakah jati dirimu, bila lantas menyelipkan cita2 asing bagimu ? Sebenarnya, pada masing2 orang haruslah punya cita2 sendiri. Sampai suatu ketika, telah muncul cita2 bersama, didalam wujud suatu rumah tangga. Dan, itulah satu2nya bahteramu. Dan, bagaimana mungkin harus ada bahtera lain? Cepat atau lambat, niscaya akan terguling.
Om, kami (saya dan suami saya) sama2 membahas tulisan Om tentang Elegy dan Rapshody cinta dan Rumah tangga..... Dalam tulisan di atas, saya juga dapat penjelasan dari suami saya. Saya bersyukur pada Tuhan karena cita2 saya tercapai begitu pula dengan cita2 suami saya, jadi bisa dibilang kami sudah menemukan kesesuaian dalam cita-cita masa kecil kami. Alhamdulillah....
BalasHapusOm, ada satu kalimat berikut yang masih belum kami pahami sepenuhnya yaitu kalimat :
"Dan, bila seandainya itu terjadi, maka sesungguhnya kalian akan mati. Karena keberadaan kalian, telah terikat kuat, oleh lendir2 kasih, yang melingkupi seluruh jiwa, dan nafsumu."
Apa maksud dari "keberadaan kalian, telah terikat kuat, oleh lendir2 kasih, yang melingkupi seluruh jiwa, dan nafsumu"
Kalimat di atas masih membingungkan saya, saya belum paham benar maksudnya Om. Untuk itu mohon penjelasannya.
Terima kasih,
Ririen
sebenarnya itu bahasa rasa. kalau pakai ilmu kedokteran, bukankah untuk perempuan ada kelenjar endokrin, dan untuk laki2 kelenjar testosteron? Itulah sebenarnya yang om maksud dengan kelenjar kasih. Adapoun penjelasan selanjutnya, tunggu tulisan om yang lain. Sabar saja yah. Gbu.
BalasHapusOce Om, jawabannya ada di dalam tulisan Om yang berjudul Cinta kasih akan berakhir muksa kan?
BalasHapusTerima kasih Om.