Lanjutan lubang hitam......
Bumi, adalah salah satu planet didalam sistem Tata surya, disamping sederetan planet yang lain. Kesemuanya, disamping berputar pada porosnya masing-masing, juga mengelilingi matahari. Tetapi adakah yang bisa menjawab secara logika, selain apa yang disampaikan bahwa itu dari Allah? Lalu, bagaimana Allah menggerakkan semua sistem itu? Dari mana energi, berapa besar energi yang dibutuhkan, dan bagaimana kejadian Tata surya itu? Apakah seluruh alam semesta, mulai dari tata surya, gugusan bintang, galaksi, super kluster, super nova dan nebula, tercipta langsung oleh “Ledakan Besar? Dan, apakah semuanya terjadi secara sekaligus lalu bertebaran di angkasa?
Segala materi yang dapat ditangkap oleh panca indra, adalah merupakan miniatur atau prototipe dari kejadian alam semesta. Jadi, kalau kita ingin mengetahui bagaimana kejadian alam semesta, cukup melihat segala hal yang ada di sekeliling kita. Mulai dari, tanaman, binatang, termasuk didalam diri manusia. Tidak ada satu partikel yang tidak dimiliki oleh manusia. Semua isi alam semesta, mulai dari unsur logam, tanah, tanaman, air, api, udara, berkumpul menjadi satu bentuk, yaitu manusia. Kejadian manusia, seperti tulisan saya terdahulu berjudul “ Jiwa manusia berasal dari indung telur” berasal dari satu sel sperma yang membuahi sel telur. Kemudian membentuk sel tunggal dikatakan stem sel. Sejak dari stem sel sampai menjadi bayi, mengalami 3 periode yakni periode embrionik,periode janin, dan periode kelahiran. Begitu pula terjadinya api juga butuh 3 hal yakni : titik api, udara, dan materi yang dibakar. Tanaman juga butuh 3 hal yakni: biji tanaman (sel tanaman), lahan tempat menanam, dan air. Terjadinya lapisan ozon (03) : NO2 + O2 -->petir --> O3/ozon.
Sedangkan atom oksigen sendiri, memiliki 16 elektron yang berputar-putar mengelilingi inti atom(proton), yang juga 16. Disamping itu oksigen juga memiliki 16 neutron, yang berdempetan dengan 16 proton untuk membangun bobot atom. Dimana neutron ini, adalah partikel yang memilik bobot, tetapi tidak mempunyai muatan listrik atau netral. Antara lain sebagaimana berikut :
Hidrogen terdiri dari : 1 elektron, 1 proton, 1 neutron ;
Helium terdiri dari : 2 elektron, 2 proton, 2 neutron ;
Lithium terdiri dari : 3 elektron, 3 proton, 3 neutron ;
Besi terdiri dari : 26 elektron, 26 proton, 26 neutron ;
Emas terdiri dari : 79 elektron,79 proton, 79 neutron ;
Jadi, atom-atom itulah yang kemudian membentuk gugusan-gugusan yang disebut sebagai molekul unsur, dan senyawa. Lantas terbentuklah batangan besi, emas, air dan bensin, udara dan gas, yang terkandung di atmosfer. Kesemuanya ini, juga tidak terlepas dari 3 unsur tadi. Sedangkan Atom Hidrogen adalah merupakan atom yang paling ringan di alam semesta, dan paling tua umurnya, karena terbentuk saat awal terjadinya ledakan besar. Kemudian bertebaran di atmosfer bumi yang terbagi menjadi 7 lapisan yakni sebagai berikut :
1. Troposfer ; 2. Stratosfer ; 3. Ozonosfer ; 4. Mesosfer ; 5. Ionosfer; 6. Eksosfer dan 7. Magnetosfer. Dan inilah sebenarnya yang dikatakan langit ke 7, seperti yang disebutkan didalam kitab agama. Begitu juga adanya alam semesta. Seperti tulisan saya terdahulu yang berjudul “alam semesta butuh manusia”, antara lain adalah : Alam semesta, ternyata selalu mengembang, atau memuai. Berarti, dulunya tentu alam semesta, berukuran lebih kecil dari sekarang. Dan berarti pula, benda-benda langit ini dulunya juga merupakan satu sel, yang berada pada pusat alam semesta.
Dengan demikian, seluruh material dialam semesta, berada didalam satu tempat, yang seluruhnya dimampatkan, istilahnya dikompres kedalam satu titik, ditambah dengan energi yang amat besar, maka muncullah teori Big bang itu. Lalu muncul ledakan dahsyat, sehingga seluruh material yang merupakan cikal bakal alam semesta, terhambur ke segala penjuru langit. Dari sini, kemudian dimulai terjadi proses penciptaan alam semesta. Keadaan alam semesta yang masih labil ini, atau yang merupakan kandidat alam semesta disebut Sop kosmos. Seperti halnya kejadian bayi. Bukankah sebelumnya, seorang laki-laki disaat mengeluarkan inti energi yang berbentuk sperma, juga diadakan pengompresan? Sehingga akhirnya menyembur ke rahim seorang perempuan, dikatakan cemen yang berisi ratusan juta sperma.
- Alat pengukur gravitasi milik Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA, berhasil membuktikan dua asumsi kunci yang dicetuskan Albert Einstein dalam teori relativitas. Teori ini dicetuskan oleh Einstein pada 52 tahun yang lalu.
Misi The Gravity Probe-B (GP-B) diluncurkan pada tahun 2004 untuk mempelajari dua asumsi Einstein. Pertama, mengenai efek geodesi, atau adanya lengkungan ruang dan waktu di sekitar gravitasi. Kedua, asumsi mengenai frame-dragging, yang menjelaskan jumlah struktur ruang-waktu yang terpilin akibat rotasi suatu massa. Ketika bumi berotasi, madu di sekitarnya akan membentuk pusaran yang mengikuti (swirl), begitu pula dengan ruang dan waktu," akan terbentuk dari daya tarik aerodinamis, medan magnet, dan variasi hawa panas.
Menurut teori evolusi bintang (lahir, berkembang, dan matinya bintang), asal dari lubang hitam(lubang cacing), adalah sebuah bintang biru. Bintang biru, merupakan julukan bagi sederet kelompok bintang, yang massanya lebih besar dari 1,4 kali massa matahari. Para ahli fisika kosmis menyebutkan, bahwa ketika pembakaran hidrogen di bintang biru mulai usai (kira-kira memakan waktu 10 juta tahun), ia akan berkontraksi, dan memuai, menjadi bintang maha raksasa biru. Selanjutnya, ia akan mendingin menjadi bintang maha raksasa merah. Dalam fase inilah, akibat tarikan gravitasinya sendiri, bintang maha raksasa merah mengalami keruntuhan gravitasi, kemudian menghasilkan ledakan dahsyat, atau biasa disebut sebagai Supernova.
Supernova, ditandai dengan peningkatan kecerahan cahaya hingga miliaran kali cahaya bintang biasa, kemudian melahirkan dua kelas bintang, yakni bintang netron, dan lubang hitam atau lubang cacing. Bintang netron (disebut juga Pulsar atau bintang denyut) terjadi, bila massa bintang, runtuh lebih besar dari 1,4 kali, tapi lebih kecil dari tiga kali massa matahari. Adapun lubang hitam, mempunyai massa bintang runtuh, lebih dari tiga kali massa matahari. Materi pembentuk lubang hitam, kemudian mengalami pengerutan yang tidak dapat mencegah apapun darinya. Bintang menjadi sangat mampat sampai menjadi suatu titik massa, yang kerapatannya tidak terhingga, yang disebut singularitas. Di dalam kaidah fisika, besaran gaya gravitasi, berbanding terbalik dengan kuadrat jarak. Atau dirumuskan F µ 1/r2. Dari formula inilah kita bisa memahami, mengapa lubang hitam mempunyai gaya gravitasi yang maha dahsyat. Dengan nilai r yang makin kecil, atau mendekati nol, gaya gravitasi akan menjadi tidak terhingga besarnya. Para ilmuwan menghitung, seandainya benda bermassa seperti bumi kita ini akan menjadi lubang hitam, agar gravitasinya mampu mencegah cahaya keluar, maka benda itu harus dimampatkan menjadi bola berjari-jari 1 cm.
Intinya, bila bumi sudah mengalami keadaan pemampatan seperti rumus ilmuwan itu, maka pada saat itulah bumi akan terlempar keluar angkasa bagaikan kelereng. Dan semua seisinya akan berhamburan, satu sama lain akan bertubrukan, yang akhirnya tersedot oleh lubang hitam yang ada di tata surya. Semua akan masuk kedalamnya bersama benda-benda langit yang ada didalam tata surya. Dan selanjutnya, akan pula mempengaruhi tata surya lain yang berada didalam satu gugusan galaksi, yang berpusat di inti galaksi, berbentuk seperti cakram.
Jadi menurut hemat saya, kejadian kiamat, minimal akan terjadi didalam satu tata surya yang terjadi pemampatan massa pada bumi, kemudian terhisap kedalam lubang hitam di ruang angkasa, yang berada di tata surya, yang merupakan satu atom, sedang matahari sebagai inti atom. Sedangkan kiamat secara maksimal, akan terjadi pada satu gugusan galaksi, yang terdiri dari 100 milyar bintang, seperti halnya molekul yang juga terdiri dari berjuta atom.
TANDA KIAMAT:
Jadi kesimpulan saya, bahwa kiamat akan terjadi akan dimulai dari Bumi yang dihuni oleh manusia. Serta terjadinya akibat perbuatan manusia itu sendiri. Namun, Jika ada orang bisa menentukan tanggal, dan bulan, serta tahun akan terjadinya kiamat, hal itu adalah pendapat yang gila. Kenapa? Kematiannya sendiri saja tidak diketahui, apalagi kiamat dunia serta alam semesta. Akan tetapi, bila tanda-tanda kiamat, semua orang bisa mengetahui, karena sudah tercantum didalam kitab agama masing-masing. Sedangkan bila ditinjau dari segi agama, adalah bila unsur manusia sudah banyak yang berbuat negatif, sehingga akan mempengaruhi pada bobot energi dibumi semakin menurun. Hal ini karena bumi yang semula bersifat electron yang memiliki muatan listrik negatif, akan menjadi proton yang bermuatan listrik positif. Kenapa? Karena Min(negatif) kali min sama dengan plus. Sehingga dengan demikian, bila suatu atom yang semula terdiri dari 3 partikel, yakni electron, proton dan neutron, sudah tidak lagi terbentuk, serta akan berubah menjadi 2 proton dan 1 neutron. Ringkasnya, sudah bukan merupakan satuan atom, dan akan menyebabkan atom akan tidak berfungsi atau mati. Seperti yang tercantum didalam QS. Al Waaqi’ah(56) ayat 4-6 : Apabila bumi digoncangkan begitu dahsyat, dan gunung-gunung dihancurkan luluh lantak, maka jadilah ia debu yang beterbangan.
Disamping itu, karena sudah tidak mungkin lagi ada grafitasi sebagai pengikat. Serta, tidak akan pula bisa berputar mengelilingi dirinya sendiri, sebagai akibat dari perubahan karakter electron menjadi proton. Kita tahu bahwa, proton dan neutron adalah partikel yang bersifat materi. Sedangkan electron, adalah partikel yang lebih kecil, dari massa yang hampir nol, punya sifat materi dan gelombang energi. Sehingga, bila sifat electron materinya lebih besar, maka gelombang energi juga lebih besar, dan disinilah rupanya yang pernah diramalkan oleh suku bangsa maya bahwa akan terjadi pembalikan kutub bumi. Yang semula kutub utara menjadi kutub selatan, serta akan mencari dan akan menyatu pada massa yang lebih besar. Yakni adalah lubang hitam( lubang cacing) yang ada di tata surya, di alam semesta.
Semoga bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar