Partner | KAENDRA Tour & MICE

Kamis, 17 November 2011

Lanjutan : SOUVENIR DARI ALAM HALUS

DUNIA METAFISIKA.




                Beberapa tahun terakhir ini, kita banyak mendengar dan melihat, tentang adanya pelajar putri yang kesurupan secara massal, yang kejadiannya ada disekolah. Hal itu terjadi berulang-ulang. Namun, sampai detik ini tidak ada seorangpun yang dapat mengetahui penyebabnya, selain hanya dikatakan sedang kerasukan makhluk halus. Anehnya, jarang sekali para pelajar laki-laki yang bisa kesurupan. Ini selalu terjadi di ruangan kelas, disaat mereka menerima pelajaran, atau lagi mengerjakan ujian. Pertanyaannya, kenapa bisa demikian? Apakah, karena semua laki-laki pemberani, sehingga tidak kesurupan? Padahal, banyak sekali perempuan yang pemberani, namun masih bisa kesurupan.  Disamping itu, bukankah sebenarnya antara manusia dan makhluk halus berbeda alam? Jadi, dengan demikian berarti, makhluk halus tidak bisa masuk kedalam diri manusia. Terkecuali dari manusia itu sendiri, yang memang secara tidak sengaja, masuk kedalam alamnya makhluk halus, yang dimensinya lebih tinggi dari manusia. Kalau dunia manusia berada pada 3 dimensi. Kalau alam makhluk halus ada pada dimensi 4. Kemudian untuk arwahnya yang sudah disaring sesuai dengan energi yang dibawa dari dunia manusia ketika hidup, serta sudah melebihi dari 1000 hari sejak dia meninggal, akan masuk pada dimensi 5, dan seterusnya sampai dimensi 8. Semakin tinggi dimensinya, menunjukkan bahwa jiwa tersebut sudah semakin murni, dan semakin berkurang unsur atau energi dunia yang dibawanya mati. Sedang untuk malaikat berada didalam dimensi 9.
                Disini, saya ingin mengungkapkan secara gamblang, tentang kenapa perempuan itu begitu mudahnya kesurupan, yang hal ini ada kaitannya pula tentang tulisan terdahulu khususnya tentang infra merah itu sendiri.

Para pelajar putri, pada umumnya disaat berangkat sekolah jarang sekali makan. Jika makan, namun amat sedikit sekali(mungkin takut gemuk. Disamping itu, secara genetika otak kanan perempuan lebih dominan dibandingkan otak kirinya. Sehingga, hal ini pula yang menyebabkan perasaan perempuan amat peka sekali. Kita semua tahu, bahwa hampir sebagian besar asupan makanan, yang masuk kedalam tubuh mengalir ke kepala( sekitar 70 persen). Dengan demikian, disaat para pelajar berangkat ke sekolah tanpa makan yang cukup, asupan makanan kurang memenuhi standar yang masuk kedalam tubuh. Sedangkan pada saat sekolah, mereka menghadapi pelajaran, yang tentunya akan banyak menguras pikiran. Yang sudah barang tentu, di saat berangkat sekolah tidak makan, maka terjadi kekurangan zat-zat berupa kalori dan nutrisi, yang dibutuhkan untuk menghasilkan energi bagi seluruh tubuh. Akibatnya, suhu tubuh menjadi panas. Ini terjadi, karena makanan yang masih  ada diseluruh tubuh diambil  dan dialihkan ke kepala untuk memenuhi kebutuhannya. Sedangkan yang lain mengalah, padahal organ-organ tubuh itu tetap bekerja, khususnya didalam metabolisme. untuk mencari keseimbangan didalam pembakaran. Selanjutnya, karena kurangnya asupan makanan, maka peredaran darah menuju otak juga ikut terganggu, sehingga akan menyebabkan kepala menjadi pusing, perut mual, dan pikiran tidak lagi bisa konsentrasi.

                Pada saat demikian, bola mata, akan memancarkan gelombang energi, yang saya sebut sebagai infra merah menuju semua penjuru yang ada di sekitar. Dan secara tidak langsung, tabir alam makhluk halus akan terbuka. Sedangkan jantung, akan mengeluarkan gelombang energi, menuju mata, untuk melihat segala apa yang ada disekitar. Dari pancaran gelombang energi itu, jika membentur energi lain diluar tubuh, akan memancarkan kembali, dan ditangkap oleh mata. Jika ada makhluk halus, pancaran energi yang berbalik tadi, akan diteruskan kedalam liver. Serta, menimbulkan perasaan ketakutan dan lain-lain, sesuai dengan perasaan yang dimiliki oleh orang tersebut.

 Dan perlu diketahui, bahwa sinar infra merah ini dapat menembus seluruh tabir kegelapan, termasuk didalamnya makhluk halus itu sendiri. Mengapa? Sebab, makhluk halus tidak mempunyai raga kasar, atau tanpa materi, sehingga dilambangkan mereka tercipta dari energi api. Bukankah kita tahu bahwa api berwarna merah? Api sendiri bisa dilihat, karena masih mengandung materi. Kalau kita ingin melihat segala sesuatu yang tanpa materi bisa mempergunakan infra merah tadi. Dan sesungguhnya apa yang nampak didalam pandangan mata, sebenarnya adalah kumpulan energi panas itu sendiri. Dimana kita tahu bahwa infra berarti “ dibawah” jadi infra merah berarti “ dibawahnya merah”. Dan itu pula kenapa liver dan jantung, warnanya juga sama dengan infra merah tadi.

                Selanjutnya, benarkah infra merah bisa melihat makhluk halus?
 Kita sering mendengar atau melihat, bahwa camera film yang dilengkapi dengan infra merah, sering melihat atau menangkap bayangan makhluk halus tadi. Bahkan, teropong yang canggih, khususnya milik militer, sudah dilengkapi dengan infra merah tadi. Dengan tujuan bisa melihat kedalam kegelapan, serta tidak mudah diketahui oleh musuh, kalau kita sedang mengintai pakai teropong. Intinya, segala sesuatu energi panas bisa dilihat dengan infra merah. Termasuk didalamnya orang yang sudah meninggal, serta masih ada kandungan energi panas yang dibawa dari alam dunia manusia kedalam kuburnya. Sehingga, hal ini pula yang membuat banyak orang disaat akan meninggal (bukan karena luka tembak), merasakan sakit yang luar biasa. Ini disebabkan karena panasnya energi yang seolah-olah membakar tubuhnya. Mengapa demikian?

 Disaat roh mau pergi dari badan, dia juga mengeluarkan dzat anti energi   yang tak terhingga. Tujuannya adalah untuk melepaskan seluruh energi yang masih melekat didalam tubuh nafsu. Gampangnya adalah untuk membersihkan segala energi yang tersisa didalam nafsu. Inipun juga merupakan Maha Pemurah dan Penyayang Tuhan kepada kita. Sebab, disaat roh akan pergi, sedangkan energi belum bersih dari dalam nafsu, Jiwa manusia tidak akan bisa lagi berbuat apapun juga. Jangankan untuk bekerja, untuk berpikir juga tidak akan mampu. Kalau roh telah pergi, sedang jiwa tidak mampu berbuat apapun, maka energi yang tersimpan didalam nafsu, akhirnya mengarahkan jiwa kedalam nafsu itu sendiri. Inilah yang sering saya katakan pagar makan tanaman. Seperti halnya kisah didalam film, dimana ada seorang pencipta sebuah robot, namun akhirnya robot ciptaannya  tidak bisa dikendalikan.  Akhirnya, Robot itu membunuh penciptanya sendiri. Begitu pula dengan nafsu. Jiwa manusia yang membuat nafsu jadi punya energi. Jiwa bisa bekerja, karena adanya roh, serta yang membuat kehidupan, semata-mata dari nafsu yang diisi energi sesuai kehendak jiwa itu sendiri. 

Kemudian, pada saat seseorang mau meninggal, pada umumnya mengadakan perlawanan, untuk mempertahankan saat nyawa akan tercabut. Sehingga, seluruh energi tidak bisa keluar secara sempurna bersama nyawa atau roh tadi. Pada saat itu, muncullah kekuatan yang maha dahsyat, sehingga suhu tubuh menjadi panas melebihi sebelumnya, dan merupakan usaha terakhir, walaupun sia-sia. Bukankah, juga demikian yang terjadi pada sebuah bintang yang mau mati? Dimana energinya juga meningkat amat besar, kemudian padam secara mendadak, serta menjadikan suatu wahana yang sering disebut“lubang hitam”, yang bisa menghisap seluruh materi, dan cahaya, menjadi lenyap tidak berbekas, dan masuk kedalam dirinya. Hal-hal semacam inilah yang menjadi cita-cita, bagi seseorang yang mempelajari, dan mendalami metafisika. Ingin meninggal seperti sebuah bintang, yang dikenal dengan istilah  “Mhoksa”(hilang bersama raganya). Jadi, manusia harus meniru karakter sebuah bintang, yang bisa melenyapkan dirinya sendiri bersama raganya. Untuk lebih jelasnya lagi, dan sekedar mengingatkan, baca tulisan saya beberapa waktu yang lalu; tentang ”Nafsu adalah merupakan kendaraan multiguna”.

                Kembali pada perempuan yang kesurupan tadi, pandangan matanya akan kosong, atau tidak lagi memancarkan sinar seperti biasanya. Nampak redup, sebagai akibat dari gelombang infra merah  yang memancar dari bola matanya. Hal ini sama pula dengan orang yang sedang melamun, tidur, bermimpi dan lain-lain. Dan kita juga tahu, bahwa biasanya para perempuan amat suka sekali melamun, sehingga secara tidak sadar, infra merahnya akan terbuka. Hal ini pula yang menyebabkan seseorang yang sedang melamun, sering kali tidak melihat jika ada orang lewat didepannya. Dan tahu pulakah, bahwa pada saat melamun, nafas kita hampir terhenti? Terbukti begitu selesai kita melamun, lantas menarik nafas panjang, yang menunjukkan bahwa kita kekurangan udara. Dan ini merupakan peringatan pula bagi mereka yang suka melamun, cepat maupun lambat akan mengganggu peredaran darah yang naik ke otak. Dan karena seringnya untuk tidak bernafas, maka lambat laun akan pula menyebabkan empedu akan pecah. Tentang ini, akan saya tuliskan tersendiri kenapa bisa demikian.


Bersambung........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar