Partner | KAENDRA Tour & MICE

Senin, 20 Februari 2012

UNGKAPAN KATA “ HATI-HATI “



Disaat kita memberikan peringatan pada seseorang terhadap agar menjaga keselamatannya, baik kepada sahabat, sanak keluarga, bahkan kepada musuh sekalipun, selalu mengatakan " hati-hati", merupakan satu kata benda atau nama dari perangkat manusia yang diulang yakni hati dan hati. Pernahkah kita menyadari bahwa kata itu merupakan penekanan dari " jantung”. Dan kita tahu bahwa jantung manusia memiliki dua serambi yakni sebelah kiri dan sebelah kanan. Dan justru bukan akal atau pikiran yang disebut berulang-ulang. Artinya bahwa hanya perangkat " hati" itulah yang membuat kita selamat, baik didunia maupun di akherat.


Kenyataannya; walaupun kata itu sering diterapkan, dan diucapkan berkali-kali, namun masih banyak juga yang tidak selamat, mengapa? Hal itu karena kita tidak tahu mengetrapkan hati, dan bagaimana cara hati bekerja.


Tetapi bagaimana mungkin hati bisa bekerja dengan sempurna, jika akal dan budi yang ada didalam hati tidak bisa melaksanakan perintah jiwa dengan sempurna? Padahal, akal dan budi bisa berkarya lantaran adanya mata hati. Sedangkan mata hati akan bisa melihat jika otak yang ada di kepala tidak mengambil peran mata hati.


Intinya : supaya otak di kepala tidak berperan hanya dengan satu jalan yakni dengan merenung mengapa suatu peristiwa itu bisa terjadi, sehingga dengan demikian maka tidak akan lagi ada peristiwa serupa dikelak kemudian hari. Atau lewat peristiwa yang terjadi pada orang lain agar tidak terjadi pula pada diri sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar