Semua orang mendambakan serta merindukan datangnya cinta sejati, tetapi masih menggunakan mata untuk melihat, menggunakan telinga untuk mendengar, menggunakan hidung untuk mencium aroma dan menggunakan bibir untuk menyampakan kata. Bagaimana mungkin akan dapat kata bermakna? Serta bagaimana mungkin pula bisa mendapatkan mahligai cinta yang penuh harmoni serta terwarnai dengan diorama selamanya? Yang pasti semua hanyalah fatamorgana jika panca indra yang dijadikan bahtera.
Tahukah, bahwa masing-masing insan diciptakan berpasangan, hanya semata untuk menemukan cinta sejatinya, yang semua itu hanyalah agar kita kembali bersatu menjadi manusia yang tahu akan jati dirinya. Setelah itu untuk berlomba-lomba bertemu dan sujud keharibaan Tuhannya untuk mendapatkan bimbingan hanya dariNya. Itulah cara hidup didunia secara benar.
Dan, cinta sejati hanya didapat lewat hati yang senantiasa mengerti arti sesungguhnya dari duniawi atau materi. Jika selalu menggunakan panca indrawi, lambat laun hati akan mati. Lantas bagaimana bisa bertemu dengan cinta sejati? Dan jika tidak bertemu, bagaimana mungkin seseorang akan bisa mendapat bimbingan Illahi. Yang ada, manusia semakin lama akan terpatri dalam duniawi, makin sepi dalam sunyi, jiwa terlempar didalam alam ragawi yang bukan alamnya sendiri.
Semoga bermanfaat....!
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapus