Pernahkah engkau menyakiti hati orang, dan pernahkah pula marah-marah pada orang?
Apakah yang kau rasakan disaat engkau marah-marah, membenci, menghujat dan lain-lain?
Dan, pernahkah pula engkau membuat orang lain gembira dan bahagia?
Sesungguhnya, apabila engkau menyadari; seberapa besar perasaan yang datang kepadamu, maka akan sebesar itu pula yang dirasakan oleh orang lain disaat engkau berbuat sesuatu kepada mereka.
Apakah yang kau rasakan disaat engkau marah-marah, membenci, menghujat dan lain-lain?
Dan, pernahkah pula engkau membuat orang lain gembira dan bahagia?
Sesungguhnya, apabila engkau menyadari; seberapa besar perasaan yang datang kepadamu, maka akan sebesar itu pula yang dirasakan oleh orang lain disaat engkau berbuat sesuatu kepada mereka.
Jika demikian, untuk apa marah-marah betapapun mereka mempunyai kesalahan padamu, jika imbas perasaan itu juga akan menimpa dirimu sendiri.
Lalu apakah artinya, jika setiap saat engkau marah-marah atau membenci, jika akhirnya hatimu juga ikut sakit karenanya.
Dengan begitu perasaanmu sudah tidak lagi peka disaat mendapat kebahagiaan.
Jika engkau mengatakan bahwa orang itu pantas engkau marahi, apakah pantas pula engkau memarahi dirimu sendiri. Sebab hatimu akan ikut sakit disaat engkau marah, membenci, dengki, dsb.
Apalagi jika yang kau marahi sudah tidak berpengaruh apapun baginya, sehingga engkau akan rugi besar telah menyakiti dirimu sendiri.
Jika engkau merasa bahwa membuat orang bahagia, hatimu akan bahagia, kenapa tidak perasaan bahagia itu saja yang selalu kau lakukan setiap saatnya.
Maka dengan demikian, tentu tak akan lagi ada orang lain yang bisa membuat dirimu marah, benci dan sakit hati.
Tinggalkankah mereka-mereka yang bisa memancing kemarahan bagimu, sampai dirimu sanggup untuk bertahan dari mereka.
Walaupun sesungguhnya, jika ada orang yang bisa membuat dirimu marah, berarti kedudukanmu telah kalah satu langkah. Dan dirimu telah dijadikan obyek permainan, apalagi jika memang ada unsur kesengajaan untuk membuatmu selalu dalam keadaan kacau.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar