Banyak orang yang berkata, bahwa dirinya adalah penyembah Tuhan, dan senantiasa menjalankan ibadahnya. Tetapi kenapa didalam perjalanan kehidupannya selalu mendapatkan malapetaka dan penuh kesusahan? Serta, selalu kebingungan didalam menyelesaikan masalah apapun yang sedang dihadapinya.
Padahal seharusnya, seseorang yang benar-benar menyembah Tuhan, tidak akan pernah mengalami kesusahan, maupun kesedihan. Disamping itu tak akan pernah mengalami kegagalan didalam menghadapi segalanya.
Semua itu terjadi, bukan lantaran dirimu telah menyebut namaNYa dengan melaksanakan segala ritual ketuhanan yang ada. Akan tetapi karena sesungguhnya yang kau sembah selama ini, bukanlah merupakan Tuhan yang sesungguhnya harus kau sembah. Melainkan Tuhan yang kau ciptakan sendiri, kemudian kau masukkan dalam pikiranmu. Dan setelah Tuhan yang kau ciptakan itu berakar didalam pikiranmu, lalu kau sembah-sembah, dan kau mintai pertolongan.
Dan tahukah? Bahwa doa yang sering, dan selalu kau sampaikan pakai kata-kata, menunjukkan bahwa dirimu masih belum percaya betul, bahwa Tuhan yang sesungguhnya benar-benar ada. Dan bahkan, akan tercipta Tuhan didalam pikiranmu sendiri, atau bahkan nafsumu yang kau jadikan Tuhan itu sendiri.
Sehingga, bagaimana mungkin Tuhan hasil ciptaanmu itu bisa kau mintai pertolongan? Dan bagaimana mungkin pula, Tuhan hasil pikiran bisa menghilangkan kegalauan dan kesusahan? Sehingga, tidak salah, jika akhirnya dirimu tidak bisa menyelesaikan masalah itu sesuai dengan apa yang kau inginkan. Karena yang kau sembah selama ini adalah Tuhan pikiran. Atau akalmu yang kau jadikan Tuhan.
Dan andaipun kau bisa menyelesaikan masalahmu, hanyalah sebatas kemampuan akalmu belaka. Jika akalmu belum bisa mencerna, maka dirimu tetap mengalami kebuntuan seperti asalnya.
Andaikata sama-sama menciptakan, kenapa tuhan yang kau ciptakan, dan bukan keberhasilan itu yang kau ciptakan? Dengan begitu, dirimu akan tertuju pada keberhasilan itu sendiri. Dan jika kau ciptakan Tuhan, maka hanya tuhan khayalan itu yang kau dapatkan, namun bukan keberhasilan itu sendiri.
Tahukah, bahwa jika dirimu benar-benar yakin, bahwa Tuhan Dzat itu benar-benar ada, tidak perlu lagi menciptakan tuhan-tuhan yang lain. Melainkan cukup kamu jalani sifat Tuhan yang kau yakini. Kemudian kamu jadikan pemacu, untuk keberhasilan apa yang kamu kehendaki, seperti apa yang kau tanam didalam pikiranmu. Dan bukan Tuhan yang kau ciptakan, seperti selama ini yang kau lakukan.
Semoga bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar