Banyak orang yang terpuruk, dan selalu penuh
kesulitan didalam memenuhi kehidupannya. Serta
tidak sedikit orang yang sudah jatuh masih tertimpa
tangga. Sudah tahukah, mengapa bisa begitu?
Sesungguhnya, seseorang yang senantiasa berada
didalam kesusahan dan penderitaan yang selalu
mendera, lantaran orang itu seringkali " MEMINTA"
disaat mendapatkan kemalangan.
Dan tahukah, bahwa disaat seseorang itu meminta,
sesungguhnya dirinya berada didalam
"KEGELAPAN"?
Jika setiap berada didalam kegelapan, dia selalu
meminta, maka semakin lama dia akan lebih
menyukai berada didalam kegelapan. Sehingga dia
lambat laun akan selalu meminta.
Semestinya, disaat berada didalam kegelapan,
kemudian ada yang memberikan pertolongan menuju
"CAHAYA", harusnya menjadikan pelajaran baginya
untuk berpikir. Agar supaya belajar menciptakan
terang didalam dirinya, serta terhindar dari
kegelapan saat mentari telah tenggelam.
Adanya tindak kejahatan apapun didunia ini,
semuanya berawal dari keadaan yang penuh
kegelapan telah menyelimuti hatinya, sehingga dia
meminta. Jika hatinya terselimuti kegelapan, akan
ada kecenderungan makhluk kegelapan pula yang
datang untuk seolah menolong dirinya terbebaskan
dari kegelapan. Karena makhluk kegelapan itu
tercipta dari api. Dan jika kita tidak hati-hati bukan
cahaya api yang didapatkan, melainkan kobaran api
yang semakin membesar untuk membakar diri kita.
Karena kitapun juga berobah menjadi bahan
pembakar untuk bersama-sama mencari mereka
yang lain, yang juga sedang dilanda kegelapan.
Akan tetapi, jika kita berlatih untuk menciptakan
cahaya, disaat masih senja, tentu kita akan bisa
menyusuri kegelapan yang pekat didalam memenuhi
kehidupan didunia.
Dan cahaya akan tercipta dengan sendirinya, serta
tanpa dicipta jika kita belajar untuk " MEMBERI "
dan bukan untuk " MEMINTA " . Karena pada saat
kita memberi, maka hati akan menggeletarkan
gelombang cahaya, untuk mendatangkan makluk-
makhluk cahaya. Seandainya engkau sesekali untuk
meminta, adalah semata-mata agar dirimu tahu
perbedaan antara "GELAP "dan " TERANG".
Semestinya setelah dirimu tahu dan telah
menyaksikan sendiri bagaimana perasaanmu disaat
berada ditempat gelap dan terang, segeralah untuk
belajar memenuhi apa yang menjadikan
kebutuhanmu. Dan bukan secara terus menerus
meminta bantuan orang lain. Terkecuali jika diantara
kalian memang saling menciptakan cahaya terhadap
kebutuhan masing-masing.
Oleh karena itu, janganlah selalu meminta agar
dirimu tidak didatangi makhluk api. Semakin sering
meminta, maka akan semakin gelap dirimu. Dan
semakin gelap, akan semakin banyak makhluk api
yang dibutuhkan untuk merasuk kedalam dirimu.
Jika sudah demikian, bagaimana mungkin kamu
bisa menolong diri sendiri, jika nasibmu tergantung
kepada api yang bukan dari ciptaanmu sendiri.
Sehingga akal dan hatimupun akan mati tergadaikan
oleh makhluk-makhluk api dari luar ragamu.
Dan sebaliknya, jika dirimu selalu " memberi", maka
hatimu akan selalu bercahaya, untuk bersama-sama
makhluk cahaya dari luar ragamu. Kemudian akan
selalu menyinari tidak saja jiwa ragamu, tetapi juga
akalmu.
Dengan begitu, masih adakah keraguan bagimu
untuk menyusuri kehidupan didunia ini? Sehingga
dirimupun akan senantiasa pula menjadi cahaya
bagi mereka yang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar