Partner | KAENDRA Tour & MICE

Sabtu, 01 Februari 2014

SEMIOTIKA


Seseorang yang sudah bisa membaca semiotika
alam dan tepat mengartikan untuk diterapkan, maka
dia telah menggunakan hati nuraninya. Dan semakin
banyak semiotika yang dibacanya, akan semakin
membuat hati nuraninya lembut dan peka terhadap
kejadian-kejadian mana yang semiotika, dan mana
pula yang bukan.


Sebaliknya, seseorang yang merasa memiliki hati
nurani, tetapi tidak pernah dipakai untuk
mencari dan membaca semiotika, lambat laun hati
nuraninya tidak akan peka. Serta seolah akan hilang
dari ketajaman sebagaimana sejak awal tercipta.
Jika sudah demikian, maka dia akan menjadi
beringas serta mudah terbakar perasaannya,
disaat ada orang lain yang bisa membaca semiotika.
Mengapa demikian?

Semua itu, lantaran dia telah kehilangan hati
nuraninya, yang berarti juga kehilangan jati
dirinya. Dan yang tersisa adalah ilmu yang cepat
atau lambat akan menghantam dirinya
sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar