Partner | KAENDRA Tour & MICE

Rabu, 21 Mei 2014

JATISWARA KAWEDAR (seri 9)



HAMULAT SARIRO
(MELIHAT JATIDIRI)


1.     Wahai orang2 yang sedang mencari kebenaran, apabila firmanKU kembali turun lewat sanubarimu, kemudian menggeletarkan seluruh simpul syarafmu sehingga menyebabkan seluruh tubuhmu gemetar dan panas dingin, maka janganlah se-kali2 kau coba untuk menahannya. Sebab sekali engkau menahan untuk tidak menyuratkannya, maka akan menyulitkan seluruh peredaran darahmu serta menyebabkan tubuhmu panas.


2.     Dan bukankah sejak semula telah AKU peringatkan agar jangan sekali kali menyuratkan firmanKU, kendatipun itu hanya satu ayat. Sebab, sebegitu engkau suratkan, maka akan bermunculan berjuta juta ayat firman untuk menunggu giliran kau suratkan sampai apimu habis untuk mendhohirkan firmanKu, namun firmanKU tak akan juga berhenti. Sebaliknya bila engkau biarkan tetap tersirat, maka apimu akan bercampur dengan api perwujudanKU yang lambat laun apimu akan tergeser keluar sedikit demi sedikit, sejalan dengan datangnya firman. Semakin banyak api KU bersemayam dalam tubuhmu, senyampang tidak terjadi benturan dengan apimu, maka sesungguhnya keberadaanmu didunia ini tiada duanya, karena segala apa yang menjadi kekuasaanKU akan luluh dalam perwujudanmu. Siapapun makhluk yang ada dialam semesta ini tiada yang berani melawanmu.


3.     Akan tetapi sungguh merupakan kecelakaan yang dahsyat bagi alam semesta ini apabila dalam keadaan demikian api nafsumu tidak kau singkirkan, sementara apimu telah tersisih oleh apiKU keluar tubuhmu, maka engkaulah Dajjal itu sendiri. Padahal Dajjal belum waktunya untuk terlahir kemuka bumi memimpin anak buahnya. Adapun yang ada sekarang ini masih berupa sifatnya, dan itupun amat sulit untuk mengatasinya selain dengan keimanan yang kuat, apalagi bila Dajjal terlahir, maka tidak hanya bumi tempatmu berpijak yang akan hancur, namun sesungguhnya alam seisinya inipun akan hancur pula berantakan sebagaimana yang diinginkan. Dan sesungguhnya AKU Tuhanmu tidak menghendaki demikian.

4.     Oleh karena itu adalah merupakan suratan pula bagimu untuk menyuratkan segala firmanKU, sampai apimu habis tanpa apiKU masuk kedalam dirimu, terkecuali apabila tiba saatnya kematian akan menjemputmu, dan engkau menghendaki jalan kemuksaan, sesungguhnya masih ada kesempatan bagimu untuk memasukkan api KU tanpa mengorbankan kodrat2 yang ada disekitarmu.


5.     Dan sesungguhnya jalan ini lebih baik bagimu, walaupun lambat atau bahkan mengalami kegagalan, namun tiadalah akan membawa kerusakan serta tiada pula merubah kodrat, daripada engkau tetap membiarkan segala firmanKU tersirat, serta kau suratkan pada dirimu sendiri.

6.     Dan AKU Tuhanmu Maha Mengetahui, bahwa engkau mempunyai kemampuan untuk itu, dan tidak pula membuatmu binasa selain mempercepat kemoksaan kepadaKU, akan tetapi apakah engkau juga mempunyai kemampuan pula untuk mematikan segala yang terisi didalam ke empat nafsumu, disaat apiKU telah sepenuhnya berada didalam dirimu ?


7.     Padahal sesungguhnya hal itu tidak akan mungkin dapat kau lakukan selagi kodratmu juga sama dengan mereka2 yang lain, yang juga sama2 terlahir kedunia fana ini melewati kandungan ibunya setelah sembilan masa terlampaui dengan selamat.

8.     Dan mungkinkah pula engkau akan bisa melupakan duniamu secara benar seperti para MalaikatKU, padahal awal kejadianmu dimuka bumi ini karena pertautan nafsu dari ibu bapakmu, sedangkan makanan yang diberikan kedalam nafsu itu tak lain juga terambil dari dunia itu sendiri.


9.     Oleh karena itu janganlah se-kali2 engkau menyesali terhadaap sikapmu yang telah kau ambil guna menyuratkan segala firmanKU, karena sesungguhnya hal itupun kau lakukan atas sepengetahuanKU. Dan bila AKU menghendaki, segala firman inipun tak akan mungkin dapat kau suratkan.

10.        Dan bukankah pernah KU cobakan padamu, dalam sekian masa KU hentikan firmanKU tetap bersemayam dalam hatimu, mampukah engkau menyuratkannya ?  Hal itu sesungguhnya agar dapat membuatmu mengerti, serta supaya tidak akan menyebabkan kesombongan bagimu, disamping pula untuk dapat kau renungi dan kemudian engkau rasakan getaran firmanKU merambat keseluruh dinding tubuhmu. Dengan demikian bukankah merupakan hikmah pula bagimu ? Sehingga tanpa kau sadari mata bathinmu semakin peka disaatmenghadapi permasalahan yang belum kau alami.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar