Partner | KAENDRA Tour & MICE

Jumat, 16 Mei 2014

KETERIKATAN ANTARA BAIK DAN BURUK






Selama kita bercita-cita menjadi orang baik; maka selama itu pula, akan bertemu dengan orang-orang yang buruk dan jahat.Jika itu tetap dilakukan, pasti akan mendapatkan rasa yang tidak menyenangkan bagimu, yang akhirnya akan mendapat kesusahan. Dan seberapa besar kesusahan yang kamu dapatkan, tergantung dari seberapa besar adanya keterikatan, akan cita-citamu itu. Sebab ; jika cita-citamu itu telah melekat kedalam dirimu, tentu akan terjadi perubahan kedalam sikap dan prilakumu. Yang hal itu akan mempengaruhi dirimu, ketika berada dilingkungan yang berseberangan dengan sikapmu. Akibatnya; akan ada beberapa kemungkinan yang akan dialami. Yakni : Kita bisa terhanyut, dan menjadi orang yang jahat dan buruk seperti mereka. 


Dan kita akan mendapatkan perlakuan yang buruk serta tidak menyenangkan, atau kita akan mengalami perlakuan yang tidak mengenakkan. Antara lain bisa dikucilkan, bahkan bisa juga dibuat celaka. Sehingga cita-citamu hanya tinggal cerita atau sejarah.Begitu pula sebaliknya, jika dirimu jahat, dan berada dilingkungan yang penuh kebaikan, serta kebajikan, maka ada kemungkinan dirimu juga dikucilkan. Dan mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan bagimu. Yang akhirnya, bisa juga merupakan mala petaka, jika dirimu tidak segera mengubah sikap dan perilakumu seperti dilingkungan mereka berada.

Lantas, manakah yang akan kamu pilih, jika keduanya itu akan berakibat buruk juga bagimu?
Sebab, betapapun salah satu itu kamu pilih, tetap akan menimbulkan pertikaian, diantara yang satu dan yang lain. Sebab, keduanya merupakan sikap yang berseberangan. Dan itupun, memang merupakan watak alam, yang tercipta dalam keadaan berpasangan. Sedang dirimu, hanya memilih salah satu diantaranya, untuk mengikat lehermu, kedalam kesusahan yang kau ciptakan sendiri. Sehingga lambat laun, dirimu akan semakin terikat, tanpa adanya kesadaran, untuk dapat melepaskan diri, dari jeratan baik dan buruk, hanya lantaran merindukan, serta mempertahankan sebuah nama,
yakni pencitraan. Tetapi sayangnya, tidak untuk menghasilkan apa-apa, selain hanya berupa kulit luar belaka.

Dan itupun merupakan pemberian orang lain. Yang mestinya harus kita lakukan adalah jadilah dirimu sendiri , dengan penuh kesadaran, tanpa berpikir baik atau buruk. Namun tetap bisa bermanfaat, baik bagi dirimu, maupun bagi orang lain.


Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar