Partner | KAENDRA Tour & MICE

Kamis, 26 Februari 2015

APA YANG KAU CARI ANAKKU?



Selama ini banyak orang mencari segala sesuatu yang berada diluar raganya termasuk dirimu, dan ketika ditanya apa yang dicari? Lantas kau jawab ; barangkali ada sesuatu yang cocok terhadap apa yang tersimpan dalam dirimu. Dan lebih celaka lagi, dirimupun masih belum tahu apa sesuatu yang cocok itu menurutmu.  

Mengapa hal itu bisa terjadi, mencari sesuatu tapi dirimu sendiri tidak mengerti? Dan tidak mungkin segala sesuatu yang ada didalam dirimu tidak ada diluar ragamu. Semuanya tersedia cukup banyak, jauh melebihi apa yang kau butuhkan, bahkan yang kau inginkan sekalipun.


Adapun yang membuatmu kesulitan, dan terlalu lama didalam pencarian diluar ragamu, bahkan sampai ada yang meregang nyawa tidak pernah menemukannya, hal itu lantaran tidak sesuai terhadap apa yang kau cari.

Selama ini, engkau mencari bukan karena kebutuhan atau keinginan murni dari dirimu. Melainkan, karena sesaat atau berkali-kali tertarik ketika melihat orang lain memiliki sesuatu, dan engkau lantas terbersit untuk mendapatkannya.

Tahukah? Bahwa sebegitu dirimu menginginkan segala sesuatu yang dimiliki orang lain, lambat laun dirimu akan selalu terhanyut, untuk menginginkan segala sesuatu pada setiap hal yang dimiliki orang lain. Lalu bagaimanakah jika setiap saat dirimu berinteraksi dengan orang-orang yang berbeda?
Dan dirimu tentu tahu; bahwa masing-masing orang memiliki kebutuhan dan keinginan yang berbeda pula, sesuai dengan sifat dan karakternya masing-masing. Sehingga dirimupun akan semakin terhanyut pada ketidak sadaran, untuk mendapatkan seperti apa yang telah mereka miliki.

Ada kalanya, apa yang mereka miliki amat cocok bagimu, tetapi belum tentu dirimu memiliki kemampuan untuk mendapatkannya. Bisa jadi dirimu memiliki #kemampuan, namun belum tentu ada #kemauan untuk mendapatkannya.

Hal itulah yang sering menjadikan kegundahan atau kegalauan didalam diri, serta akan selalu menjadikan hambatan untuk memenuhi harapan. Sehingga tidak ada satupun yang kau dapatkan dari luar ragamu. Andai kau dapatkan, kemungkinan besar karena adanya keterpaksaan, daripada dirimu tidak mendapatkan apa-apa. Dan bukan kebahagiaan atau keindahan yang kau rasakan. Melainkan kedukaan atau kesusahan, serta ketersiksaan. Lantaran dirimu memasukkan sesuatu dari luar, yang bukan merupakan pasangan dari apa yang kau butuhkan.


Apa yang kau cari anakku?

Mestinya, janganlah mencari apa yang ada diluar ragamu untuk kau masukkan kedalam dirimu. Apalagi lantas kau tanamkan kedalam dirimu. Melainkan, kajilah dulu apa yang ada didalam dirimu, serta semua apa yang menjadi kebutuhannya. Karena sesungguhnya segala apa yang didalam diri semuanya tidak tersimpan secara utuh. Melainkan hanya separuh, sementara separuhnya yang lain ada diluar ragamu. Disamping itu semuanya berbentuk partikel, untuk kau susun menjadi suatu bangunan didalam diri, sebagai miniatur mimpimu sendiri. Sehingga, jika miniatur mimpi itu sudah terbentuk secara sempurna, seperti halnya fatamorgana, kemudian simpanlah dan kuncilah didalam rasa dan perasaanmu. Barulah dirimu berjalan kemanapun dirimu melangkahkan kaki. Dengan keenam indramu, akan tertuntun untuk menemukan serpihan-serpihan partikel itu sebagai kembarannya. Sesuai dengan miniatur partikel yang tersimpan sebelumnya didalam dirimu.

Kemudian, dirimu hanya tinggal menjumput satu persatu partikel, potongan demi potongan, hingga terbentuk sosok yang serupa. Seperti halnya dirimu menyusun sebuah gambar, lewat potongan kecil menjadi sebuah bentuk lukisan. Dan jika semua sudah sempurna, antara yang diluar dan didalam, maka disitulah dirimu telah menuju pada kemenangan, yaitu keberhasilan sebagaimana yang kau dambakan.

Apa yang kau cari anakku? 

Sesungguhnya ; janganlah sesekali dirimu mencari diluar ragamu, lewat apa yang orang lain inginkan, atau yang telah mereka dapatkan. Tetapi, temukanlah didalam dirimu apa yang kamu butuhkan, atau yang kamu inginkan, untuk menciptakan bangunan mimpi yang ada didalam dirimu. Sebegitu bangunan dalam diri sudah kamu ciptakan, pasti pasangan diluar ragamu akan dapat kau temukan, tanpa harus mencari.

Apa yang kau cari anakku?

Sesungguhnya, apa yang kau cari ada didalam dirimu sendiri. Karena, baik #yang_mencari, maupun #yang_dicari adalah sama, dan satu adanya, yaitu #dirimu_sendiri. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar