Banyak orang yang mengeluh karena merasa tidak memiliki kelebihan apapun didalam dirinya, dibandingkan orang lain. Sehingga setiap saat selalu meratapi nasibnya. Serta merasa bahwa dirinya tidak berguna.
Tidak tahukah? Bahwa sesungguhnya hanya lewat kelemahan sajalah yang merupakan satu-satunya jalan untuk meraih kesuksesan.
Dan bukan terus meratapi kelemahan yang dimiliki, agar banyak orang berbelas kasih pada dirinya. Terbukti, banyak orang yang ketika menyadari dirinya banyak kelemahan; seperti halnya cacat pada sebagian tubuhnya, seperti cacat daksa, tuna netra, tuna wicara dan lainnya, justru lebih berhasil dibandingkan mereka yang terlahir sempurna. Bahkan banyak pula orang yang pura-pura menampakkan bahwa dirinya cacat, kemudian menggunakan kesempatan untuk meraih penghasilan, lewat pemberian orang lain. Dan, itupun bisa mendapatkan kekayaan menjadi seorang pengemis dengan menjual kelemahan yang ada pada dirinya.
Namun, tahukah mereka ? Bahwa sesungguhnya segala kekurangan atau kelemahan yang ada pada dirinya, itulah satu-satunya jalan untuk meraih kesuksesan. Dan bukan berarti menjadi tangan yang dibawah untuk menghiba, agar banyak orang yang mengulurkan bantuan menjadi tangan diatas. Dan hal itu akan merupakan perbuatan yang nista bagi dirinya sendiri, jiwa maupun raganya.
Jika kita ingin bertanding tinju dengan seseorang, mengikuti lomba, berperang, dan lainnya, apakah yang dipelajari? Adalah titik kelemahan yang dimiliki oleh lawan, dan bukan fokus pada kelebihannya. Semakin banyak yang kita ketahui tentang kelemahan yang dimiliki oleh musuh, tentu akan banyak pula kesempatan bagi kita didalam meraih kemenangan. Tetapi setelah kelemahan musuh kita ketahui, apakah lantas kita akan menang? Jawabnya adalah belum tentu. Mengapa? Karena masih hanya satu kelemahan yang kita ketahui, dan kita masih harus mencari kelemahan lain sebagai pasangannya. Apakah pasangannya itu? Adalah kelemahan yang ada pada dirinya sendiri yang wajib diketahui. Jika kelemahan yang ada pada diri lebih besar dibandingkan dengan kelemahan yang ada diluar, sudah barang tentu kita akan mengalami kekalahan yang telak.
Dengan demikian satu-satunya jalan yang terbaik didalam meraih kesuksesan, bukan tergantung dari kelebihan yang kita miliki. Tetapi tergantung sepenuhnya dari kelemahan yang kita miliki. Semakin besar kelemahan yang ada didalam diri adalah merupakan petunjuk bahwa akan semakin besar pula kemenangan yang akan dapat diraihnya.
Lalu bagaimanakah caranya mengetahui petunjuk itu? Adalah dengan mencari dan mengetahui seberapa banyak dan seberapa besar kelemahan diri yang kita miliki. Setelah kita tahu dan menyadari bahwa itu merupakan kelemahan, bukan lantas perasaan kita terhanyut pada warna kelemahan itu sendiri. Melainkan untuk disadari bagaimana caranya untuk menambal kekurangan itu sehingga tertutupi. Seperti halnya ketika kita tahu ada genteng rumah yang bocor terkena air hujan, kemudian kita ganti gentengnya.
Begitu juga dengan kelemahan yang ada pada dirimu. Jika kelemahanmu lantaran selalu ragu-ragu untuk bertindak, merasa khawatir, takut untuk melangkah, maka jalan satu-satunya hanyalah dengan melatih dirimu berkali-kali sampai kelemahan itu telah tiada.
Dengan melatih melakukan kegiatan, maka tanpa disadari akan masuk energi dari luar tubuhmu untuk mengisi ruangan yang merupakan kelemahanmu. Setelah energi itu tercukupi, akan menjadi pemacu dan penambah semangat untuk mengejar ketertinggalan didalam meraih keberhasilan yang selama ini tersumbat. Mengapa? Karena selama ini dirimu selalu terhanyut oleh perasaan kelemahan yang kamu miliki, dan dirimu semakin tidak menyadari bahwa justru adanya kelemahan itu adalah merupakan kekuatan yang amat dahsyat untuk segera mencapai keberhasilan. Dan sebaliknya adanya kelebihan yang kamu miliki dan tidak kamu sadari, akan menjadi kekuatan yang besar juga untuk menghancurkan dirimu didalam kegagalan.
Intinya : Jika dirimu merasa memiliki kelemahan, sadarilah kelemahan itu untuk kamu kelola menjadi suatu kelebihan. Karena sesungguhnya semakin banyak memiliki kelemahan, jika dikelola dengan baik akan menjadikan jalan bagimu didalam meraih kesuksesan. Dan bukan untuk kau jadikan kesempatan didalam memancing belas kasih orang lain agar mengulurkan tangannya dengan memberikan kelebihannya kepadamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar