Bagaimana mungkin kita akan bisa mencipta jika masih banyak meminta. Jalan satu-satunya, adalah dengan memprogram didalam diri agar setiap harinya mengurangi untuk meminta. Dan jika sudah terbiasa meminta, berusahalah juga untuk berusaha mencipta sesuatu, kemudian untuk dijual. Berapapun nilainya. Terus menerus hal itu dilakukan setiap hari. Anggap saja semua apa yang kamu ciptakan adalah merupakan latihan untuk mencipta.
Usahakan apa yang dilihat untuk dipikirkan, bisakah diciptakan menjadi sebuah karya lalu dijual. Tanpa menghitung untungnya berapa. Lambat laun, jiwa pencipta sudah mulai tumbuh dan tertanam didalam dirimu.
Tanamkan kedalam diri, bahwa dirimu tidak akan lagi menjadi peminta, walaupun masih sekedar didalam diri. Sementara dirimu masih bekerja pada orang lain, dan ada waktu luang, usahakan untuk mencipta, yang semula tidak ada menjadi ada. Dan buatlah orang akan tertarik untuk membeli apa yang kamu cipta. Dengan begitu, dirimu sudah bisa menciptakan pekerjaan untuk dirimu sendiri.
Jika sudah terlatih untuk menciptakan pekerjaan untuk dirimu sendiri, pasti lambat laun akan mampu untuk menciptakan pekerjaan untuk orang lain.
Jika dirimu sudah mampu menciptakan pekerjaan untuk orang lain, mungkinkah dirimu akan mengalami kesulitan untuk memenuhi kehidupanmu didunia??? Bahkan untuk bertamasya keujung duniapun, dirimu akan mampu untuk mengarunginya. Seberapa banyak yang kamu hasilkan, tergantung seberapa banyak yang dapat kamu ciptakan.
Dan dengan banyaknya penghasilan dari ciptaanmu, maka akan banyak nilai tambah yang kamu dapatkan. Antara lain dirimu akan menjadi orang yang #suka_memberi dan bukan orang yang #suka_meminta. Disamping itu dirimu juga akan semakin hemat. Karena pada umumnya orang yang boros adalah orang yang suka meminta, dan bukan orang yang suka memberi.
Tetapi bagaimana mungkin kamu akan bisa memulai mencipta, jika didalam dirimu telah terbiasa untuk menyukai hal yang mudah, dibandingkan yang penuh kesulitan. Dan tahukah dirimu; bahwa kemudahan yang tidak disadari, akan membuatmu semakin malas untuk berpikir, apalagi bekerja untuk mencipta. Sehingga lambat laun dirimu akan semakin terpuruk kejurang permintaan yang tidak terbatas. Karena unsur mencipta telah hilang dari dalam dirimu.
Jika unsur mencipta telah hilang dari dalam dirimu, lantas bagaimana mungkin dirimu akan bisa dekat dengan maha penciptamu. Walaupun ribuan doa kau lontarkan tidak akan pernah lagi dapat dikabulkan. Dan apabila terkabul, yang ada ; justru sifat mencipta untuk membuat keonaran, penderitaan, dan kesusahan, bagi dirinya sendiri bahkan pula bagi orang lain.
Oleh karena itu, selagi sifat Maha pencipta belum hilang dari dalam dirimu, segeralah bangkit untuk memulai hidup baru sebagai manusia, yang selalu berlatih untuk mencipta, dan bukan mempertebal sifat meminta. Agar sifat meminta itu tidak semakin berkarat dan meracuni otak pikiranmu, yang akibatnya akan merusak tatanan kehidupanmu sebagai kholifah didunia ini.
#Edisi_penciptaan_06
Tidak ada komentar:
Posting Komentar