NOL itu tidak akan bermakna dan tidak akan berarti apa-apa bagimu, jika dirimu hanya sebatas tahu tentang NOL hanya dari panca indramu belaka. Karena panca indra tidak dipersiapkan untuk mengupas apa yang ada didalam NOL. Dan NOL tidak akan bergerak menuju perubahan apapun, jika dirimu tidak berusaha untuk memberikan warna terhadap NOL agar bisa menjadikan penuh warna rasa bagi kehidupan lahir dan batinmu. NOL merupakan lambang yang pasif tergantung dari sisi mana kamu mendatangi. Bisa menjadikan kebahagiaan bagimu, dan bisa pula membuat kehidupan yang telah tertata rapi, kembali hancur berantakan serta tiada berbekas untuk kembali pada NOL.
Jika dirimu ingin memberikan makna pada NOL, isilah dengan nilai-nilai sesuai kehendakmu agar NOL juga akan bergerak menuju nilai perubahan yang kau masukkan didalamnya. Karena alam semesta itu bergerak menuju perubahan yang secara terus menerus. Jika dirimu tidak bergerak untuk mengisi NOL, cepat atau lambat dirimu akan dilibas oleh NOL yang dibawa oleh orang lain, atau bahkan oleh alam semesta sendiri berupa bencana yang tidak pernah kau sadari. Karena jika dirimu tidak berpikir, sama halnya dirimu berada didalam ketidak sadaran bahwa alam senantiasa bergerak.
Bukankah dirimu tahu bahwa adanya kehancuran itu lantaran dirimu dilibas oleh bencana yang diakibatkan oleh alam dan manusia???
Dan bagi mereka yang senantiasa berpikir justru akan menunggu datangnya NOL dan merupakan anugerah yang amat besar ketika NOL itu datang pada dirinya. Sebab hanya ada 2 variabel yang membuat kita bisa menggandeng NOL.
Yang pertama jika kita mendatangi nol dengan membawa angka, kemudian menggandeng NOL itu menjadi bernilai, serta bisa dilihat dan dirasakan menjadi hasil akhir
Yang kedua NOL hanya akan datang pada orang yang juga bersifat NOL dengan #penuh_kesadaran, bahwa dirinya #tidak_memiliki_angka apapun untuk mendatangi NOL. Sehingga NOL yang akan mendatangi pasangannya mendudukkan dirinya sesuai habitatnya yakni secara vertikal untuk membentuk nilai baru yakni angka delapan(8).
Oleh karena itu, masing-masing orang berusahalah untuk berpikir sebelum NOL datang menghampiri dan meluluh lantakkan dirimu menuju kehancuran. Maka tundukkanlah NOL itu menjadi bermakna bagimu. Serta lebih membuat hidup dan kehidupanmu juga bermakna didunia ini. Baik bagi dirimu maupun bagi orang lain.
#Edisi_penciptaan_09
Tidak ada komentar:
Posting Komentar