Partner | KAENDRA Tour & MICE

Jumat, 04 September 2015

JIWA, HATI, DAN NAFSU HARUS SEIRAMA



Ketika malam hari kita tidur, dan menginginkan bangun pada jam tertentu lantas bisa terbangun tanpa membunyikan alarm?? Dan jika hal itu sering dilakukan, serta tepat waktu, siapakah yang menyebabkan kita terbangun. Siapakah yang terbangun dan siapa pula yang membangunkan??

Selama ini hal itu sering dilakukan hanya sebatas untuk sholat malam ketika kita terjaga dari tidur.


Hanya itu yang dilakukan, tanpa mengerti apa tujuan dari niat kita meminta bangun dan tepat waktu. Padahal maksud dari ketepatan waktu kita terbangun, adalah semata-mata untuk memberitahu bahwa sesungguhnya didalam diri, ada kekuatan tersembunyi yang siap diperintah untuk menjalankan apapun, sesuai kehendak kita. Jika hanya sekedar terbangun belaka, tidak akan begitu bermakna. Sebab hal itu hanya sekedar untuk membangunkan diri jiwa. Dan yang membangunkan itu dalam keadaan stand bye seperti fungsi kunci starter untuk menghidupkan kendaraan. Setelah kendaraan dipanasi, semestinya terus dipakai berjalan menuju tujuan.

Begitu pula halnya dengan nafsu kita. 
Saya sendiri #selalu_melakukan agar dibangunkan sesuai waktu yang saya kehendaki. Setelah terbangun, saya juga meminta agar diantarkan untuk membantu memenuhi apa yang saya kehendaki ketika keluar dari rumah, sampai pulang kerumah kembali. Baik kehendak untuk mendapat materi atau immateri. Kemudian ketika telah pulang kerumah, saya evaluasi, apakah yang saya kehendaki bisa terwujud, baik ditinjau dari apa yang saya minta, serta lamanya waktu yang dicapai sejak kita meminta pada diri sendiri dalam hari itu.

Itulah yang selalu saya lakukan selama ini setiap hari, sampai diri kita antara jiwa, hati, dan nafsu benar-benar selalu terbukti menghasilkan apa yang jadi kehendak. Dengan pembuktian sampai menyaksikan secara terus menerus, maka tingkat kesadaran akan semakin tinggi. Serta akan semakin secepat kilat bahkan bagaikan auto pilot, sehingga kebutuhan seluruh anggota tubuh manusia lahir dan batin selalu tercukupi, dan selalu seimbang setiap saatnya.

Dengan adanya pelatihan seperti itu secara rutin setiap malam, yakni mulai dari meminta untuk dibangunkan, serta bantuan untuk mendapatkan apa yang jadi kehendak, niscaya akan lebih memudahkan serta mempercepat untuk pemenuhan kebutuhan lahir dan batin.

Jika sudah seirama antara jiwa, hati dan nafsu, niscaya kesusahan seberat apapun akan mudah untuk diatasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar