Pernahkah kita berpikir bahwa apa maksud asupan seluruh makanan 70 persen mengalir ke kepala???? Sesungguhnya hal itu karena seluruh pusat pemerintahan yang dipimpin oleh jiwa itu berada di kepala. Sehingga dikepala itu pula seluruh perangkat lahir maupun batin itu berada seperti halnya panca indra. Adapun indra keenam disamping berada di otak kanan, dia juga merupakan intelejen yang berkeliling antara pusat pemerintahan dan keseluruh negara yang berbentuk seluruh raga yang melingkupi dirimu.
Begitu pula pusat pemerintahan sebuah negara juga berada dipusatkan diibukota negara. Dimana 70 persen pula seluruh putaran keuangan dan ekonomi berada disana. Sedangkan 30 persen tersebar diseluruh wilayah sebuah negara.
Jika seluruh asupan makanan yang berbentuk energi kurang dari 70 persen, maka akan menjadi bahaya bagi kesehatan manusia itu sendiri. Terkecuali ketika jiwa sebagai pemimpin jiwa dan raga dalam keadaan istirahat maka asupan makanan akan terkurangi.
Tetapi jika dalam keadaan penuh kesibukan maka seluruh kegiatan dikepala akan membutuhkan 70 persen makanan, dan tidak perduli apakah makanan yang masuk kedalam raga kurang dari 100 persen seperti awal dibutuhkan. Contoh jika asupan energi makanan keseluruh raga dibutuhkan 1 juta energi dan kalori, maka yang 700.000 kalori harus dialirkan ke kepala. Sedang yang 300.000 energi dan kalori mengalir keseluruh raga. Jika jumlah energi dan kalori yang masuk kedalam raga hanya sekitar 800.000 energi dan kalori, asupan yang mengalir ke kepala tetap sejumlah 700.000 energi dan kalori. Sedangkan yang mengalir keseluruh anggota raga akan mengalah dan berkurang menjadi 100.000 energi dan kalori.
Sehingga jika hal ini akan berlarut-larut lama asupan makanan yang mengalir pada anggota raga, akan menimbulkan beberapa penyakit.
Oleh karena itu jiwa selaku pengendali atau sebagai presidennya dari raga hendaknya memperhatikan seluruh kebutuhan seluruh kebutuhan rakyat yang ada didalam raga jangan sampai catudaya mereka akan terkurangi dan mengalir ke pusat pemerintahan di kepala.
Sehingga kebutuhan seluruh anggota raga dikorbankan. Yang hal ini cepat atau lambat akan menimbulkan beberapa penyakit yang timbul seperti kanker; myom; parkinson; kanker rahim; liver; prostat; jantung ; stress dan gila; serta beberapa penyakit lain yang berbentuk kelainan raga. Semua itu adalah semata-mata karena seluruh asupan makanan dijadikan upeti untuk mengutamakan apa yang menjadi kebutuhan di kepala manusia.
Dan sesungguhnya gambaran suatu pemerintahan suatu negara, adalah merupakan gambaran mayoritas dari masyarakatnya, apakah manusia di negara tersebut bisa memenuhi kebutuhan individu raganya. Jika sebuah negara mengalami kekurangan makanan yang sebarannya tidak merata dan menyebabkan kekurangan makanan, kesejahteraan bangsanya, itu merupakan cerminan bahwa mayoritas para individu masyarakat juga akan terpengaruh. Bahwa selama ini asupan makanan yang lari keseluruh raga mengalami devisit, sehingga akan menggerogoti asupan kebutuhan pokok dari anggota raga. Sebab kepala manusia tidak boleh kurang sedikitpun asupan makanan seperti yang dibutuhkan dari prosentase awal.
Jika tidak, maka manusia akan mudah terkena penyakit, dan jika defisit dari anggota raga terlalu banyak dari kebutuhan minimal, maka manusia akan mati dan jiwapun juga akan tumbang. Sehingga pemerintahan bahkan negara pun juga akan tumbang dari percaturan, selain hanya tinggal sebuah nama bahwa dirinya pernah ada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar