Ketika kita melihat ada seseorang yang terkena masalah dan tidak mendapatkan keadilan lantas berkata" tuhan maha adil, tunggu saja balasan dari tuhan". Dan selalu kata-kata itu yang terloncat dari bibir seseorang yang terkena musibah ketidak adilan.
Pernahkah kita merenungkan, bahwa setiap ucapan yang terlontar dari bibirmu, adalah merupakan pengingat bagimu sendiri. Apakah yang kau lontarkan itu sudah diterapkan untukmu??
Seharusnya bertanyalah pada diri sendiri; apakah dirimu telah berbuat adil kepada sesamamu. Yakni; ketika dirimu mendapat kesempatan untuk berbuat sesuatu, lantas berpikir untuk kepentingannya sendiri.
Kenapa orang lain kamu tuntut berbuat adil, sementara dirimupun tidak pernah berbuat adil. Keadilan seperti apakah yang kamu kehendaki??
Apakah keadilan itu hanya menuruti apapun yang menjadi seleramu? Sementara dirimu selalu merampas hak-hak orang lain yang lemah. Lantas, salahkah ketika saat ini posisimu dalam keadaan yang lemah, juga diperlakukan yang sama? Seperti dirimu memperlakukan mereka yang posisinya berada dibawahmu.
Keadilan itu sesungguhnya ada didalam dirimu sendiri. Jika dirimu ingin mendapatkan keadilan, maka tanamkanlah bibit keadilan itu pada orang yang lemah dibawahmu. Agar bibit keadilan itu akan semakin tumbuh kembang. Dan suatu ketika keadilan itu, juga akan datang kepadamu ketika dirimu membutuhkan.
Bagaimana mungkin menghendaki keadilan datang, sedang dirinya jauh dari keadilan itu sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar