Partner | KAENDRA Tour & MICE

Sabtu, 17 Oktober 2015

KURANGI MENYURUH TUHAN



Semakin banyak dirimu meminta, memohon, ataupun menyuruh tuhan, akan membuat semakin banyak kehilangan kepercayaan pada diri sendiri. Akibatnya, akan semakin banyak pula menemui kegagalan untuk memenuhi apa yang menjadi permintaanmu. Hal itu terjadi karena semakin jauh terhadap jati diri yang selalu kamu cari.


Seluruh permintaan yang ditujukan kepada tuhan, bukan berarti dirimu harus selalu menyuruh tuhan. Karena tuhan itu hanya mengabulkan segala sesuatu yang kamu kerjakan, ketika kamu menyuruh dirimu sendiri. Dan semakin sering menyuruh tuhan, akan semakin menimbulkan rasa malas dalam dirimu untuk melangkah, serta untuk mengevaluasi apakah dirimu salah atau benar. Yang ada, akan selalu mengatakan bahwa semua belum ditakdirkan untuk mendapatkan. Padahal dirimu mengetahui bahwa tuhan itu apa kata hambanya.

Semakin sering menyuruh dirimu sendiri, akan semakin mengenal siapa dirimu, serta akan semakin memiliki kepercayaan diri, dan akan bertemu dengan jati dirimu. Dan wujud pengenalan diri itu adalah munculnya kesadaran, bahwa setiap sikap perilaku akan menimbulkan gelombang getaran, ketika dirimu berkehendak untuk melakukan suatu pekerjaan. Dalam artian ada petunjuk dari dalam dirimu, apakah yang kamu minta itu akan berhasil atau menemui kegagalan.

Dan jika masih muncul keraguan, disitu akan menjadikan tantangan bagimu sehingga akan mencari unsur sebab, kenapa keraguan itu timbul. Karena adanya keberhasilan, adalah ketika rasa ragu itu telah hilang dari dalam dirimu.

Adapun tidak segera terpenuhi apa yang menjadi permintaan, karena dirimu banyak meminta sebelum permintaan pertama dikabulkan. Semuanya akan melewati proses, seperti halnya dirimu makan nasi satu piring melewati 1 sendok nasi. Dan tidak langsung sepiring nasi kamu telan sekaligus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar