Partner | KAENDRA Tour & MICE

Senin, 19 Oktober 2015

SEBUAH WARNA RASA YANG TERSELIP



Ketika dirimu sedang bertemu atau bertamu, tentu dirimu akan membawa warna rasa. Begitu pula orang lain yang bertemu denganmu juga akan membawa rasa sebagai wujud dari kehendak yang terselip didalam dirinya.

Oleh karena itu agar terhindar dari maksud negatif yang akan merugikan dirimu, tariklah nafasmu sesaat, dan tahanlah nafas itu. Dengan menarik dan menahan nafas, dirimu akan bisa menetralisir warna rasa yang datang dari luar. Sehingga hatimu bisa membaca, apa maksud kedatangan orang itu, dan batinmu akan bersiaga untuk selalu dalam keadaan sadar, sampai dia pergi dari hadapanmu.


Jika dalam dirimu terasa bahwa orang tersebut berkehendak negatif, akan lebih mudah mengantisipasinya. Kemudian dirimu akan tertuntun oleh suara hati apa yang harus kamu lakukan. 

Sebaliknya, jika kedatangan orang itu berniat baik, maka hatimu akan bisa semakin mempercepat niatan baik orang tersebut segera tersampaikan pada dirimu, 

Disamping itu, jika ada khabar duka atau khabar gembira, dirimu tidak akan terkejud yang membuat rasa dalam dirimu terwarnai warna rasa dari luar.

Banyaknya kejadian yang membuat orang tertipu, adalah karena dirimu belum sempat mempersiapkan rasa, ketika orang itu memberikan warna rasa padamu. Dan dirimu tidak sempat memprosesnya menjadi suatu langkah dan tindakan yang tertuntun kearah kebenaran sesuai dengan hatimu. 

sepanjang kamu membaca dan merenungi dengan hatimu, semua akan kamu dapatkan. Dan jika belum mendapatkan karena adanya suatu keterikatan didalam dirimu. Dalam artian dirimu telah baik dengan orang itu, atau ada keseganan sehingga warna rasa yang datang akan mengalahkan antisipasi penahan rasa yang datang dari luar ragamu.

Intinya : selalu mengawali dengan menarik dan menahan nafas sesaat, setiap ada warna rasa yang akan datang padamu. Sebab, warna rasa tidak akan mungkin menjadi kenyataan, sebelum rasa itu disampaikan lewat kata atau pandangan mata. Dan ketika dirimu menahan nafas, maka rasa akan terhenti diluar dirimu. Dan warna rasa dalam dirimu yang akan mewarnaimu untuk memberikan petunjuk terhadap maksud dan tujuan seseorang melontarkan warna rasa kepada dirimu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar