Jika ingin menanam, tanamlah pada tanahnya sendiri dan bukan terhadap tanahnya orang lain. Apalagi lantas mencoba sedemikian rupa agar tanah yang kau tanami itu menjadi hak milik. Bahkan pemilik asal tidak kau hiraukan.
Begitu pula hidup didalam suatu negara pasti memiliki suatu tatanan sosial yang meliputi hukum dan budaya yang harus dipatuhi. Jika dirimu merasa tidak sesuai, maka jalan yang terbaik adalah pergi dari negara itu dan bukan mendirikan negara didalam negara.
Jika dirimu merasa benar kenapa malah dikejar-kejar penuh ketakutan.
Ketahuilah bahwa jaman sudah berubah. Sudah tidak penting lagi membawa ajaran yang menurutmu benar. Sudah tidak perlu lagi saling menyesatkan. Karena saat ini sudah bukan jaman # teori melainkan jaman # bukti terhadap masing-masing orang, bahwa apa yang diperbuat akan membawa manfaat. Jika pada dirinya sendiri saja tidak menghasilkan manfaat selain dikejar dan disisihkan, bagaimana mungkin akan bisa memberikan manfaat pada orang lain. Jika didalam kehadiranmu selalu bilang akan membawa keteduhan dan kedamaian, apakah itu mungkin??? Sedang dirimu sendiri malah penuh ketakutan tiada keteduhan dan kedamaian. Bahkan malah akhirnya dirimu sendiri yang membutuhkan perlindungan. Dan akhirnya negara juga yang disuruh-suruh melindungi dirimu yang berbeda dengan yang lain.
Jika demikian bagaimana mungkin negara bisa kokoh didalam persatuan jika masing-masing minta perlindungan?? Semestinya masing-masing orang bisa ikut andil didalam kekokohan persatuan itu. Dan itu akan terjadi jika masing-masing orang selalu menggali sumber kaidah dari bumi sendiri. Dan bukan dari kaidah dari negara lain. Karena segala hal yang dari luar sifatnya adalah sebatas pelajaran atau pedoman belaka bahwa didalam negerimu sendiri juga ada pedoman yang serupa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar