Partner | KAENDRA Tour & MICE

Kamis, 28 Januari 2016

MASIHKAH INGIN JADI ORANG KAYA?


Banyak yang menginginkan menjadi orang kaya. Karena menurutnya didalam kekayaan akan memiliki
# kekuatan yang besar. Dan dibalik kekuatan yang besar akan didapatkan # kekuasaan yang besar pula, khususnya didalam mempengaruhi orang lain. Semakin besar kekuatan yang dimiliki akan semakin besar pula kekuasaan yang didapatkan. Dan semua orang menyangka; bahwa semakin kaya seseorang, akan semakin mudah untuk mendapatkan segalanya. Padahal itu salah.

Yang benar adalah; justru orang kaya akan semakin sulit untuk melangkah didalam menambah pundi-pundi kekayaannya. Orang kaya semakin banyak hambatan, serta lebih banyak bahaya yang mengancamnya. Baik jiwa dan raganya, maupun terhadap kekayaan yang telah dimilikinya. Sebab, Semakin kaya seseorang akan semakin kecil pertambahan nilai yang didapatkan. Bagaikan kendaraan yang semakin besar, akan semakin sulit untuk bergerak cepat. Walaupun memang jarak jangkauannya akan semakin luas, tetapi membutuhkan jalan yang juga luas. Begitu pula halnya antara orang miskin dan orang kaya. Sepertinya orang miskin merasa lebih banyak menderita. Padahal justru orang yang kayalah yang lebih banyak resiko yang membuatnya lebih banyak penderitaan yang dialami. Sementara orang yang miskin resikonya semakin kecil. Mengapa??? Karena orang miskin hanya berpikir untuk dirinya sendiri atau keluarganya. Sedang orang kaya bahkan tidak sempat berpikir untuk dirinya sendiri dan keluarganya. Lebih banyak waktunya untuk berpikir bagi perusahaan yang merupakan kendaraan serta penumpang yang ada didalamnya.

Tahukah dirimu? bahwa orang yang miskin didalam mencari pemenuhan kebutuhan hidupnya ibarat dibantu oleh kendaraan roda dua. Sedangkan orang kaya bagaikan menaiki kendaraan roda 4.
Manakah yang lebih leluasa menaiki kendaraan tersebut?? Manakah yang lebih beresiko diantara keduanya ???

Dan perlu diketahui; bahwa kendaraan itu ibarat nafsu manusia. Jika naik roda dua bagaikan mempergunakan 2 nafsu. Sedang roda 4 bagaikan 4 nafsu yang dipergunakan semua. Adapun perbandingannya sebagai berikut :

1. Bagi roda 2 tidak membutuhkan jalan yang lebar bahkan jalan yang sempit bisa dimasuki. Disamping itu jalannya bisa lebih cepat sampai ketujuan. Dan pada umumnya kurang begitu memperhatikan kehati-hatian dibandingkan mereka yang pakai roda 4 yang membutuhkan jalan yang lebih lebar. Dan lebih memperhatikan kendaraan yang lebih kecil. Sebab ketika terjadi kecelakaan sering yang disalahkan adalah roda 4 walaupun kesalahan ada pada roda 2;

2. Ongkos yang dikeluarkan oleh roda 2 lebih sedikit dibandingkan roda 4. Dan jika terjadi kecelakaan hanya sebatas mengorbankan dirinya sendiri. Sedangkan roda 4 bisa mengorbankan orang banyak bahkan nyawanya sendiri ikut melayang. Sehingga dari sini para pengendara roda 4 akan jauh lebih khawatir dan takut dibandingkan pengendara roda 2. Belum lagi ketika terjadi kemacetan, justru kendaraan roda 2 masih bisa berjalan lebih cepat. Sedangkan roda 4 bisa kalah cepat dengan orang yang berjalan kaki sekalipun.
Begitu pula keadaan orang kaya; sesungguhnya jauh lebih banyak memperhatikan keberadaan orang-orang yang miskin dibandingkan orang miskin terhadap orang yang kaya. Seperti halnya pengendara mobil akan lebih memperhatikan pejalan kaki dan motor, belum lagi terhadap pengendara mobil lainnya. Dengan begitu orang yang miskin akan jauh lebih lincah dibandingkan orang kaya itu sendiri.

Seandainya orang-orang yang miskin lebih hati-hati, tentu akan jauh lebih berhasil untuk mencapai tujuan agar tidak mati kecelakaan ditengah jalan. Apalagi jika pengendara mobil tidak sabaran melihat pengendara motor yang nyelonong tanpa aturan. Sehingga lebih banyak pengendara mobil yang lebih mudah stress dibandingkan pengendara motor.
Tidak jauh berbeda dengan orang miskin yang hanya beresiko terhadap dirinya sendiri. Sementara orang kaya beresiko tidak hanya untuk dirinya sendiri. Melainkan juga melibatkan orang banyak. Baik itu yang menyangkut pada orang-orang yang menjadi penumpang didalamnya, maupun terhadap orang-orang yang berada diluar kendaraan itu sendiri.
Sehingga jika orang-orang kaya yang tidak berhati-hati bisa mengalami petaka lahir dan batin bahkan bisa lebih bangkrut dibandingkan orang miskin itu sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar