Air mata buaya dan air mata yang tercurah lantaran hati yang mengalami kepedihan mendalam, amat sangat berbeda sekali. Air mata buaya, kendatipun sampai menangis berteriak-teriak sekalipun, tidak akan pernah bisa membuat orang lain yang melihat merasa terharu apalagi membuat sesak didada. Bahkan bisa menimbulkan ketidak sukaan.
Sebaliknya, jika air mata yang tercurah lantaran hati yang terbelenggu lantaran kepedihan, siapapun yang melihatnya; bahkan kendati hanya mendengar suaranya, ataupun membaca kisahnya, akan membuat dada sesak bergetar, dan ikut meneteskan air mata. Hal itu terjadi, lantaran adanya gelombang perasaan yang tidak dimengertinya, telah menghantam lubuk hati yang terdalam. Tidak saja bagi yang menangis, tetapi juga orang lain yang terkena gelombang energi dari tangisan orang yang teraniaya. Kemudian menembus lorong-lorong jiwa yang masih memiliki nurani. Terkecuali bagi mereka yang sudah kehilangan nurani, atau yang telah terbelenggu oleh nafsu kebencina dan kedengkian. Mereka tidak akan pernah bisa membedakan jenis air mata buaya atau air mata tangisan hati.
Jika sampai ada seseorang yang mengalami hal seperti itu; adalah merupakan pertanda, bahwa dia terkena penyakit dalam yang parah, sedang dirinya tidak menyadari. Dan biasanya dalam waktu dekat ini dia akan terkapar oleh penyakit yang menggerogoti hatinya sedemikian lama.
bagaimana cara menghapus air mata yang sudah terlanjur menjadi penyakit :(
BalasHapusvisit back my blog ya :D