Jika dirimu hanya terbiasa untuk mendengar, tetapi malas untuk membaca, bisa tersesat jalan menuju kebenaran yang sesungguhnya, karena dengan membaca, maka hatimu akan terlatih untuk ikut membaca.
Sedangkan jika dirimu hanya sekedar mendengar, belum tentu hatimu ikut mendengar. Sebab saat mendengar, pihak ketiganya bisa jadi adalah setan yang kamu sendiri belum mengenal dan mampu untuk menundukkan untuk kau jadikan pelajaran.
Dan, hanya hati saja yang dapat mengetahui ; bahwa itu setan atau bukan.
Tetapi, bagaimana mungkin hati akan tahu jika tidak pernah mendapat kesempatan untuk membaca ?
Jadi, biasakan hatimu untuk membaca, agar dirimu dapat membuktikan, kemudian menyaksikan setiap hal, yang didalamnya tersirat kebenaran untuk membuka jalan kehidupanmu. Minimal bisa memberikan jalan atau langkah, apa yang harus kamu lakukan. Karena, bersama hati akan senantiasa memberikan cahaya bagi siapapun yang berada didalam kegelapan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar