Semua makhluk khususnya manusia, didalam menjalani kehidupan didunia, harus dan selalu bersandar kepada Allah sebagai penciptanya, seperti seorang bayi yang selalu bersandar kepada ibunya. Hal itu, karena bayi belum mengerti apa yang akan dilakukan, baik itu makanan, bahasa, dan pemahaman untuk hidup dimuka bumi. Ibu yang paling mengerti, terhadap segala hal yang menjadi kebutuhan bayi. Disaat bayi telah menjadi anak, ayah harus pula ikut mengisi wawasan anak, didalam pola berpikir, belajar, dan memutuskan sesuatu, sampai akhirnya anak bisa mandiri. Kalau ayah malas dan tidak mau bekerja giat, biasanya hal ini akan menurun pada anak disaat dewasanya kelak. Begitu pula didalam pemahaman agama, ayah amat berperanan penting didalam mendidik anak-anaknya, khususnya didalam pengenalan kepada Tuhan secara teori. Sedang ibu, berfungsi mengajarkan sikap dan perilaku yang baik didalam pergaulan sehari-hari, adat istiadat dan budaya, sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya.
Manusia itu adalah Wakil Presiden semesta alam, jadi tugas kita adalah untuk menjaga ekosistem sebagai wujud kebaktian kita kepada Presiden semesta alam, yakni Tuhan itu sendiri. Adapun caranya adalah bagaimana kita bisa bermanfaat pada alam, dan bukan memanfaatkan atau dimanfaatkan.
Partner | KAENDRA Tour & MICE
Tampilkan postingan dengan label sahadat makna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sahadat makna. Tampilkan semua postingan
Selasa, 24 Mei 2011
Rabu, 18 Mei 2011
KETIKA ALAM SUDAH TIDAK BISA BERTASBIH
Allahu akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar.
La ilaha ilallahu Allahu akbar
Allahu Akbar wa lillah ilhamdu.
Langganan:
Postingan (Atom)