Partner | KAENDRA Tour & MICE

Selasa, 03 Desember 2013

"PEKERJAANMU ADALAH KEKASIHMU"


Jika engkau melakukan suatu pekerjaan, cintai pekerjaanmu itu seperti dirimu mencintai kekasihmu sendiri. Seberapa besar dirimu mengasihi pekerjaanmu, maka akan sebesar itu pulalah pekerjaan akan mengasihi dirimu.
Sehingga, disaat dirimu mengalami masalah didalam pekerjaanmu, maka pekerjaanmu itu pula yang akan memberikan jalan keluar padamu guna menghadapi masalah yang timbul didalamnya.

Dan janganlah sekali-kali dirimu mengasihi pemilik pekerjaan.  Terlebih lagi, jika pekerjaan itu milikmu sendiri. Seberapa besar dirimu mengasihi pemilik pekerjaan, maka akan sebesar itu pula masalah yang akan timbul didalam pekerjaanmu.
Sebab, bagaimana mungkin engkau mengasihi pemiliknya, sementara yang kamu hadapi adalah pekerjaannya? Sehingga yang terjadi, cepat atau lambat, dirimu akan mengalami kejenuhan, dan kebosanan menghadapi masalah yang dtimbulkan oleh pekerjaanmu.
Mestinya, jika dirimu mengasihi pekerjaan, tentunya seluruh masalah akan dapat terselesaikan. Dan pekerjaan itu tidak merasa dimiliki. Yang ada, bahwa; jika dirimu mengasihi, maka dirimulah yang akan menuruti apa yang menjadi kehendak pekerjaan itu. Namun jika dirimu merasa memiliki pekerjaan, maka pekerjaan itu yang harus menuruti kemauan pemiliknya. Sama halnya jika dirimu mencintai kekasihmu, bagaimana mungkin kekasihmu yang harus menuruti kehendakmu? Cintakah itu namanya?
Jika dirimu benar-benar mengasihi, tidak membutuhkan balasan, melainkan akan terbalas dengan sendirinya. Bagaimana mungkin jika merasa memiliki akan menimbulkan cinta, selain cinta pada diri sendiri. Begitu pula terhadap pekerjaan. Sebegitu dirimu mengasihi pekerjaan, maka pekerjaan itu akan mengasihi dirimu. Sehingga pemilik pekerjaan akan membutuhkanmu.
Adapun kegagalan-kegagalan terhadap suatu pekerjaan, adalah karena dirimu tidak mencintai pekerjaan, sehingga yang terjadi, pekerjaan itu yang harus menuruti dirimu.
Jika demikian, bagaimana mungkin dirimu akan behasil dengan baik. Apalagi jika masih memilih-milih pekerjaan, hal itu sama dengan; bahwa pekerjaan itu yang harus mencintai dirimu. Sementara, dirimu sama sekali tidak mengasihinya.
"Karmanye vadikaraste, mapalesyu kadhacana (jika engkau menghadapi suatu pekerjaan, janganlah kau hitung-hitung untung dan ruginya)"- Mahatma gandhi.

1 komentar: