Berbicara tentang masyarakat, tentu tidak akan terlepas dari kumpulan individu, dengan segala macam karakter yang ada didalam masing-masing individu itu sendiri. Termasuk didalamnya berbicara tentang mata pencarian, dan pendidikan, agama yang dianutnya, untuk mencapai tujuan bersama didalam memenuhi harkat serta kehidupan yang tentram dan damai. Jika ada salah satu unsur yang tidak terpenuhi didalam anggota masyarakat tersebut, lambat laun akan menimbulkan riak-riak didalam ikatan bermasyarakat, serta akan mengganggu anggota masyarakat yang lain, yang akhirnya, rasa aman dan tentram tidak akan pernah dicapai. Sehingga, apabila keadaan tersebut berkesinambungan, akan mengganggu pula pada pemenuhan harkat kehidupannya, yang makin lama akan menimbulkan ketimpangan terhadap ikatan sosial masyarakat itu sendiri.
Manusia itu adalah Wakil Presiden semesta alam, jadi tugas kita adalah untuk menjaga ekosistem sebagai wujud kebaktian kita kepada Presiden semesta alam, yakni Tuhan itu sendiri. Adapun caranya adalah bagaimana kita bisa bermanfaat pada alam, dan bukan memanfaatkan atau dimanfaatkan.
Partner | KAENDRA Tour & MICE
Tampilkan postingan dengan label kehendak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kehendak. Tampilkan semua postingan
Senin, 06 Februari 2012
Jumat, 16 Desember 2011
KARAKTER TUHAN KARAKTER MANUSIA
Jika kita telaah secara mendalam, di dunia ini sebenarnya hanya ada 2 karakter dasar yakni “KARAKTER TUHAN” dan “KARAKTER MANUSIA”. Karakter Tuhan, adalah yang mencitrakan sebagai maha Pencipta, Maha Pemberi, serta wujud dari Maha batin itu sendiri. Sedangkan karakter manusia, adalah yang mencitrakan sebagai pihak yang menerima dan mendapatkan, serta merupakan wujud dari alam lahir.
Jumat, 25 November 2011
MENGELOLA RASA TAKUT( MANAGEMEN KETAKUTAN)
LANJUTAN :
Telah banyak tulisan, berupa pengetahuan tentang bagaimana kita bisa meraih keberhasilan. Ada yang menyebut, jika ingin berhasil harus memiliki keyakinan. Tetapi tidak dijelaskan sejauh mana keyakinan itu harus ditanamkan. Selanjutnya, seberapa besar value dari keyakinan itu, dari mana keyakinan itu didapatkan, dan sudah cocok atau tidak, antara apa yang diyakini, dengan apa yang dijadikan tujuan. Sebab bila tidak mengetahui variabel yang akan dihadapi, bukan keyakinan yang didapat, melainkan over confident, sehingga akan menemui kegagalan, akhirnya menjadi putus asa.
Minggu, 15 Mei 2011
NAFSU HARUS DIPROGRAM ( KEHENDAK DAN KEINGINAN
Seorang guru spiritual yang muridnya sudah tersebar diseluruh Indonesia, datang untuk sharing pada saya. Dia mengeluh dan bilang “kenapa diantara seluruh murid-muridnya, hanya sekitar 10 persen yang berhasil. Dan diantara 10 persen itu, tidak sampai 1 persennya yang bisa dibilang sempurna seperti dirinya. Itupun, karakter mereka tidak seperti yang diharapkan. Kadang-kadang, masih ingin mengadu ilmu dengan gurunya sendiri. Guru spiritual itu nampak sedih. Saya jawab dengan balik bertanya” Apa yang kau inginkan? “Saya ingin mereka, jadi baik”. Katanya lagi. Saya kejar dengan pertanyaan lagi,” kalau keinginanmu tercapai, apa yang kau dapatkan?”. Dia diam, dan terus saya berikan penjelasan, bahwa semua itu, secara tidak sadar mengarah pada keinginan. Apalagi, bila keinginan seseorang sudah melebar pada orang lain. Serta, merupakan keinginannya sendiri, yang ditanamkan pada orang lain, dan dikehendaki agar berbuat sesuatu, bisa membahayakan bagi orang lain itu sendiri. Terlebih lagi bila yang menanamkan keinginan punya ambisi besar untuk menuruti nafsunya sendiri. Contoh yang kongkrit, adalah jaringan terorisme.
Kamis, 21 April 2011
KEKUASAAN DAN KEHENDAK TUHAN
Lanjutan :....
KODRAT ( KEKUASAAN / KEMAMPUAN)
Masing-masing makhluk mempunyai kodrat( kemampuan, kekuasaan) sendiri-sendiri sejak dilahirkan, baik secara umum, maupun secara khusus. Sebagai manusia, seharusnya mencari apa yang menjadi kodrat(kekuasaan/kemampuan,) yang ada, pada dirinya masing-masing. Termasuk segala kelemahan dan kelebihan yang dimiliki oleh masing-masing orang. Pembentukan atau pemberian kodrat kepada manusia, telah diciptakan secara standard. Dan kodrat ini yang akan membuat seseorang berhasil atau mengalami kegagalan. Menurut hemat saya, kodrat didalam diri manusia, memiliki 2(dua) kodrat. Yakni Kodrat dasar, dan kodrat yang mudah berubah( fleksibel). Dikatakan kodrat dasar karena menyangkut kodrat tetap. Antara lain, sebagai laki-laki dan perempuan, serta bentuk karakter yang dimiliki, dan yang dibawa lahir. Karakter ini setelah dewasa akan bercampur dengan kodrat yang mudah berubah(fleksibel). Yang saya sebut dengan Perjalanan kehidupan manusia.
Masing-masing makhluk mempunyai kodrat( kemampuan, kekuasaan) sendiri-sendiri sejak dilahirkan, baik secara umum, maupun secara khusus. Sebagai manusia, seharusnya mencari apa yang menjadi kodrat(kekuasaan/kemampuan,) yang ada, pada dirinya masing-masing. Termasuk segala kelemahan dan kelebihan yang dimiliki oleh masing-masing orang. Pembentukan atau pemberian kodrat kepada manusia, telah diciptakan secara standard. Dan kodrat ini yang akan membuat seseorang berhasil atau mengalami kegagalan. Menurut hemat saya, kodrat didalam diri manusia, memiliki 2(dua) kodrat. Yakni Kodrat dasar, dan kodrat yang mudah berubah( fleksibel). Dikatakan kodrat dasar karena menyangkut kodrat tetap. Antara lain, sebagai laki-laki dan perempuan, serta bentuk karakter yang dimiliki, dan yang dibawa lahir. Karakter ini setelah dewasa akan bercampur dengan kodrat yang mudah berubah(fleksibel). Yang saya sebut dengan Perjalanan kehidupan manusia.
Langganan:
Postingan (Atom)